Gerakan Pramuka di Kota Tasikmalaya Didorong Jadi Motor Pembentukan Karakter Generasi Muda

Hari Pramuka ke-65
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan didampingi Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf menghadiri Puncak Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Aula Bappelitbangda, Senin (24/8/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Sementara untuk membangun generasi muda yang sehat dan bebas penyalahgunaan narkoba, Kwarcab menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui pengembangan Satuan Karya Pramuka Anti Narkoba.

Kwarcab juga menggandeng Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) melalui pembentukan Saka Adhyasta Pemilu.

Langkah ini diarahkan untuk memperkuat wawasan kebangsaan, pemahaman demokrasi, integritas dan tanggung jawab generasi muda.

Baca Juga:Maulid Nabi di SMKN 2 Tasikmalaya, Siswa Diajak Kembali Menjadikan Rasulullah sebagai IdolaWalk in Ginding Merdeka Vibes di Kota Tasikmalaya! Jalan Santai Masuk Gang, Sambil Berbagi Sembako

Yusuf menilai tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks. Kemajuan teknologi dan media digital memang membuka peluang besar, tetapi sekaligus membawa persoalan seperti penyebaran informasi tidak benar, perundungan, menurunnya kepedulian sosial dan berbagai pengaruh negatif lainnya.

Di tengah derasnya arus digital, Pramuka dituntut tidak sekadar bertahan, tetapi ikut menjadi bagian dari solusi.

“Pramuka harus mampu menjadi ruang pendidikan yang menyenangkan, kreatif, adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman,” terangnya.

Namun, Yusuf mengingatkan kemajuan teknologi jangan sampai membuat generasi muda kehilangan jati diri. Nilai gotong royong, kebersamaan, tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan, cinta tanah air dan semangat pengabdian tetap harus menjadi fondasi.

Pesan itu juga ditegaskan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan.

Menurutnya, momentum Hari Pramuka ke-65 harus menjadi penguat semangat anak muda dalam membangun SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Spirit anak muda, spirit Pramuka ini harus menjadi landasan untuk pembentukan SDM yang unggul,” tutur Viman.

Dia menilai program Pramuka Garuda harus memiliki sinergi dengan pembangunan, terutama bidang pendidikan.

Baca Juga:Patroli Malam Minggu di Kota Tasikmalaya Sita 12 Botol Miras, Polisi Terus Bidik Geng MotorSatgas MBG Kota Tasikmalaya Soroti Sertifikasi Dapur, Jangan Asal Klaim HACCP dan ISO

Bahkan, Pemkot Tasikmalaya mendorong agar Pramuka Garuda memiliki peluang lebih besar mengakses sekolah hingga perguruan tinggi unggulan.

“Pramuka Garuda ini salah satunya mendapatkan tiket untuk bisa masuk ke SMA, SMP dan juga kampus-kampus unggulan,” jelasnya.

Selain penguatan SDM, Viman menyampaikan rencana pengembangan bumi perkemahan di kawasan Situ Cibeureum.

Rencana tersebut disebut sebagai bagian dari upaya melanjutkan perjuangan sebelumnya sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan generasi muda.

Menurut Viman, kawasan Situ Cibeureum juga tengah diarahkan untuk pengembangan fasilitas pendidikan, termasuk rencana pembangunan TK Negeri di kawasan SKB.

“Di sana nanti kita coba realisasikan bumi perkemahan yang memang sebelumnya sudah ada,” katanya.

0 Komentar