“2027 tetap kita akan laksanakan,” tegasnya.
Wahid juga menekankan bahwa kompetisi sepak bola tidak semata-mata berbicara mengenai siapa yang menjadi juara.
Menurut dia, kemenangan dan kekalahan merupakan bagian dari pertandingan. Hal yang jauh lebih penting adalah bagaimana seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib dan menjadi hiburan positif bagi masyarakat.
“Setiap pertandingan, setiap perlombaan pasti ada yang kalah dan ada yang menang. Tapi bagi kita sebetulnya bukan urusan kalah dan menang,” katanya.
Baca Juga:Pedagang Pasar Cikurubuk Dapat Cek Kesehatan Gratis, Hippatas Dorong Deteksi Dini PenyakitGerakan Pramuka di Kota Tasikmalaya Didorong Jadi Motor Pembentukan Karakter Generasi Muda
Ia menyebut gelar juara pertama, kedua dan ketiga merupakan bonus dari sebuah pertandingan. Sementara nilai utama turnamen adalah kebersamaan masyarakat serta kesempatan bagi anak-anak untuk termotivasi menekuni sepak bola.
Cibangbay Cup juga dinilai menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus ruang untuk memperlihatkan potensi pemain lokal.
Wahid bahkan sempat melontarkan candaan bernada satir positif saat berbicara mengenai dukungan untuk pelaksanaan turnamen tahun depan. Jika pada 2026 hadiah berupa domba, ia berharap hadiah pada 2027 bisa meningkat.
Lurah Setiawargi, Sujana, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Cibangbay Cup 3 2026.
Ia secara khusus memberikan penghargaan kepada panitia yang dinilainya telah bekerja keras hingga turnamen dapat diselesaikan dengan sukses.
“Saya mengapresiasi dengan setinggi-tingginya para panitia yang bekerja keras, kerja tuntas, kerja ikhlas dalam melaksanakan kegiatan ini sehingga kegiatan ini bisa sukses,” tutur Sujana.
Sujana mengakui selama turnamen berlangsung terdapat dinamika dan percikan emosi di tengah pertandingan. Namun, kondisi tersebut mampu diredam sehingga tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Baca Juga:Maulid Nabi di SMKN 2 Tasikmalaya, Siswa Diajak Kembali Menjadikan Rasulullah sebagai IdolaWalk in Ginding Merdeka Vibes di Kota Tasikmalaya! Jalan Santai Masuk Gang, Sambil Berbagi Sembako
“Alhamdulillah, meskipun ada percikan api yang datang dari sana sini, namun panitia bisa meredakan dan bisa memadamkan api tersebut sehingga tidak menjalar ke mana-mana,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua PSSI Kota Tasikmalaya atas dukungan terhadap pelaksanaan turnamen.
Apresiasi turut diberikan kepada masyarakat, penonton dan para penggemar sepak bola yang telah ikut menjaga sportivitas serta mendukung pelaksanaan kegiatan.
Tak kalah penting, Sujana memberikan penghargaan kepada para pemain yang dinilainya telah menunjukkan permainan dengan penuh sportivitas dan kedisiplinan.
