TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SDN 1 Pengadilan Kota Tasikmalaya di bidang olahraga. Muhammad Bilal Athariz Tsaqib, siswa kelas V, berhasil meraih juara pertama nomor 100 meter gaya dada putra dalam Kejuaraan Antarsekolah dan Perguruan Tinggi yang digelar di Gelanggang Kolam Renang UPI Bandung, beberapa waktu lalu.
Capaian tersebut menjadi hasil dari ketekunan Bilal dalam menekuni olahraga renang sejak usia dini. Di luar kegiatan sekolah, ia bergabung dengan salah satu klub renang di Kota Tasikmalaya untuk mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai kompetisi.
Kepala SDN 1 Pengadilan, Elsa Kristina SPd, mengaku bangga dan bersyukur atas pencapaian yang diraih peserta didiknya tersebut. Menurutnya, keberhasilan Bilal tidak terlepas dari kesungguhannya dalam menjalani proses pembinaan.
Baca Juga:Kronologi Lengkap Perkelahian yang Menyebabkan Tukang Debus di Tasikmalaya Meninggal, Begini Versi PolisiBantah Pembunuhan, Kuasa Hukum Pelaku Sebut Kasus di Karangjaya Penganiayaan yang Sebabkan Korban Meninggal
“Kami tentu bangga dan bersyukur. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras dan kesungguhannya dalam berlatih,” ujar Elsa.
Juara pertama di UPI Bandung juga bukan menjadi pencapaian pertama yang diraih Bilal. Sebelumnya, ia telah beberapa kali mengikuti berbagai kejuaraan renang, termasuk ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
Berbagai perlombaan yang diikutinya menjadi pengalaman bagi Bilal untuk mengasah kemampuan sekaligus mengenal atmosfer pertandingan. Pengalaman tersebut juga membuatnya memiliki kesempatan untuk mengukur perkembangan kemampuannya ketika berhadapan dengan peserta dari berbagai daerah.
Di balik prestasi yang diraihnya, Bilal mendapat dukungan dari sekolah dan keluarga untuk terus mengembangkan kemampuannya di bidang renang. Sekolah memberikan kesempatan baginya untuk mengikuti berbagai kegiatan dan kompetisi, sementara kedua orang tuanya turut mendampingi perjalanan Bilal agar kegemarannya terhadap renang tetap berjalan seiring dengan pendidikan.
Dukungan tersebut membuat Bilal dapat menekuni olahraga yang disukainya tanpa mengesampingkan kewajibannya sebagai pelajar. Bagi sekolah, capaian Bilal juga menjadi dorongan untuk terus memberi ruang kepada siswa dalam mengembangkan minat dan bakat di luar bidang akademik.
Elsa berharap pencapaian tersebut dapat menjadi pijakan bagi Bilal untuk terus berkembang sekaligus memotivasi siswa lainnya agar berani mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Harapannya, prestasi ini bisa terus dikembangkan dan menjadi motivasi bagi Bilal untuk meraih prestasi berikutnya. Kami juga ingin siswa lain ikut termotivasi untuk mengembangkan bakatnya masing-masing,” katanya.
