Dongkrak Kunjungan Wisatawan Asing, Pemkab Pangandaran Butuh Promosi Gencar

pariwisata pangandaran, wisatawan pantai
Sejumlah pengunjung yang didominasi wisatawan domestik beraktivitas di Pantai Barat Pangandaran, belum lama ini. (Foto: Deni Nurdiansah/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Pariwisata Pangandaran belakangan ini disebut-sebut sudah minim kunjungan wisatawan asing. Hal ini membuat Pemkab Pangandaran perlu mengambil langkah strategis untuk mampu menarik minat turis mancanegara.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pangandaran akan mengambil langkah untuk menarik minat para wisatawan mancanegar, atau turis asing untuk berlibur ke Pangandaran.

Kepala Disparbud Kabupaten Pangandaran Dadan Sugista mengakui kunjungan wisatawan asing memang tidak seperti tahun 90an atau tahun 80an yang lalu. Di mana aktivitas turis mancanegara kala itu menjadi pemandangan sehari-hari di Pangandaran.

Baca Juga:Jika Uji Coba E-Retribusi Pemkot Tasikmalaya Berhasil, Vendor Parkir Wajib Ikut Terapkan DigitalisasiPesta Rakyat Pagi Sampai Malam! Warga MPCR Tasikmalaya Peringati Kemerdekaan dengan Kreatif, Rukun dan Gembira

“Memang tidak seperti tahun 90an atau awal 2000an yang lalu,” katanya kepada Radar Minggu (23/8/2026).

Kendati demikian, Dadan menilai bahwa kunjungan wisata mancanegara di Pangandaran saat ini mulai bergeliat kembali. “Beberapa tahun ini kunjungan turis asing justru kembali menunjukan tren positif,” tuturnya.

Untuk mendongkraknya, Disparbud akan melakukan upaya untuk meningkatkan kembali minat turis asing datang ke Kabupaten Pangandaran. Salah satunya dengan menggencarkan promosi, termasuk membentuk Badan Promosi Wisata secepatnya. “Rencana akan ada promosi khusus untuk menarik wisatawan asing ke Pangandaran,” ujarnya.

Menurut dia, turis asing yang masih suka berlibur ke Pangandaran saat ini, kebanyakan tujuan utamanya adalah Pantai Batu Karas. Namun asal negara mereka belum terdata secara pasti karena pihaknya hanya mengandalkan data dari Bapenda.

“Adapun data yang di Bapenda itu, hanya sebatas jumlah kunjungan saja, tidak secara spesifik mendata asal negara mereka,” ujarnya.

Namun ia menegaskan, ke depanya Dinas Pariwisata juga akan melakukan pendataan secara spesifik asal negara para turis yang berlibur ke Kabupaten Pangandaran. “Nanti kita akan berkoordinasi dengan Bapenda tentunya,” ungkapnya.(Deni Nurdiansah)

0 Komentar