Penyerang Nigeria tersebut saat ini merupakan pemain milik Galatasaray setelah sebelumnya memperkuat Napoli.
Osimhen tampil sebagai salah satu striker paling produktif dalam beberapa musim terakhir sehingga menjadi target menarik bagi klub-klub besar Eropa.
Akan tetapi, masalah gaji menjadi hambatan utama bagi Arsenal.
Osimhen disebut menerima gaji bersih sekitar €20 juta atau Rp400 miliar per tahun di Galatasaray. Angka tersebut dinilai terlalu tinggi untuk struktur penggajian Arsenal.
Baca Juga:Torino vs AC Milan: Mario Gila dan Goncalo Ramos Jadi StarterDaftar Nomor Punggung Pemain Inter Milan: Aleksandar Stankovic Pilih Bekas Nomor Ayahnya
Situasi ini membuat peluang The Gunners mendapatkan Osimhen juga belum mudah diwujudkan.
Arsenal dan Galatasaray memang sempat melakukan komunikasi dalam beberapa pekan terakhir, terutama berkaitan dengan beberapa pemain seperti Gabriel Martinelli dan Ethan Nwaneri.
Namun, pembicaraan tersebut belum membuka jalan bagi kepindahan Osimhen ke London.
Dengan bursa transfer yang memasuki fase akhir, Arsenal kini harus menentukan pilihan.
Alvarez menjadi target menarik, tetapi harga lebih dari €100 juta dan keinginan sang pemain untuk hanya bergabung dengan Barcelona menjadi kendala besar.
Sementara itu, Alvarez juga harus menghadapi situasi yang semakin tidak nyaman di Atletico.
Sebagian suporter mulai menunjukkan kekecewaan, sedangkan manajemen klub tetap bersikeras tidak akan membiarkan klub lain menentukan masa depan mereka.
Baca Juga:Benarkah Rafael Leao Akan Gabung AS Roma di Hari Terakhir Bursa Transfer Musim Panas? Kata Pertama Curtis Jones Setelah Gabung Inter Milan: Siap Bawa Nerazzurri ke Level Lebih Tinggi
Kini, semua mata tertuju pada Barcelona. Jika Blaugrana benar-benar serius mendatangkan Alvarez, mereka harus menemukan formula yang mampu membuat Atletico bersedia bernegosiasi.
Jika tidak, Alvarez berpotensi tetap bertahan di Madrid dengan hubungan yang sudah terlanjur memanas bersama sebagian fans Atletico.
