TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Kebakaran menghanguskan satu unit rumah milik Sarip (70), warga Cikareo RT 004/RW 003, Kelurahan/Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Kamis (20/8/2026) petang.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 18.15 WIB. Laporan kejadian diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya sekitar pukul 18.50 WIB.
Berdasarkan hasil assessment BPBD Kota Tasikmalaya, api diduga sementara berasal dari kompor di bagian dapur. Kobaran api kemudian mengakibatkan seluruh bangunan rumah terbakar.
Baca Juga:OJK Tasikmalaya Terus Ingatkan Pelajar: Jangan Sampai Uang Saku Habis di JudolTPP ASN Pemkot Tasikmalaya Resmi Dipangkas, Kelas Jabatan Tinggi Terima 75 Persen
Kalak BPBD Kota Tasikmalaya Budi Martanova menyampaikan, kondisi rumah mengalami rusak berat dan sudah tidak dapat dihuni.
Seluruh perabotan rumah tangga yang berada di dalam rumah juga ikut hangus terbakar.
“Rumah habis terbakar dan tidak bisa dihuni. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ujar Budi Martanova berdasarkan hasil assessment tim BPBD Kota Tasikmalaya, Kamis malam.
Penghuni rumah hanya satu orang, yakni Sarip yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas (BHL).
Akibat kebakaran itu, korban kini membutuhkan bantuan darurat berupa sandang dan pangan.
BPBD memperkirakan kerugian material mencapai sekitar Rp75 juta. Angka tersebut mencakup kerusakan bangunan serta perabotan rumah tangga yang ikut dilalap api.
“Kaitan kebutuhan dasar korban sedang kami komunikasikan dengan Dinsos,” terangnya.
Penanganan dilakukan petugas pemadam kebakaran dengan dukungan BPBD dan relawan.
Tim juga melakukan pendataan kerusakan, dokumentasi, koordinasi dengan pihak kelurahan serta berkoordinasi dengan pihak instalasi listrik PLN.
Baca Juga:Rekayasa Lalu lintas Dadaha Kota Tasikmalaya untuk Sebar Keramaian, Ada Pengguna Jalan yang DikorbankanPelatihan Karir UMB Dorong Siswa SMK Mitra Batik Siap Hadapi Dunia Kerja
Dalam penanganan di lokasi, BPBD menurunkan Tim 1 dengan dukungan satu unit kendaraan tangki water supply. Petugas yang terlibat antara lain Aam M, Asep Muharom, dan Andri BST.
Beruntung, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, bagi seorang lansia, kehilangan rumah dan seluruh isi di dalamnya tentu bukan sekadar soal angka kerugian.
Rumah yang terbakar bisa dihitung dalam rupiah, tetapi rasa kehilangan tempat pulang jelas tidak sesederhana itu.
BPBD masih melakukan pendataan dan koordinasi untuk kebutuhan penanganan darurat korban. (rezza rizaldi)
