Stefano Nava Bantah Ucapan Paolo Maldini Bahwa Akademi AC Milan Tak Bisa Lahirkan Pemain Berbakat

Paolo Maldini
Paolo Maldini Tangkapan layar Instagram@paolomaldini
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Pernyataan Paolo Maldini mengenai kondisi akademi sepak bola Italia, termasuk sistem pembinaan pemain muda di AC Milan, mendapat tanggapan dari sejumlah mantan penggawa Rossoneri.

Setelah Filippo Galli memberikan penjelasan, kini giliran Stefano Nava yang membantah anggapan bahwa bakat pemain muda pernah dianggap sebagai masalah di akademi Milan.

Dalam wawancara dengan Corriere della Sera beberapa waktu lalu, Maldini berbicara panjang mengenai persoalan sepak bola usia muda di Italia.

Baca Juga:Inter Milan Cuci Gudang: Pavard dan Asllani Masuk Daftar Jual, Luis Henrique Menunggu Kepastian Rincian Transfer Diego Moreira ke AC Milan: Gaji Rp60 Miliar, Bonus Capai Rp400 Miliar

Legenda AC Milan tersebut menilai sistem pembinaan pemain muda saat ini tidak lagi mampu menghasilkan banyak pemain berbakat seperti sebelumnya.

“Secara teknis, kita adalah negara yang tidak lagi menciptakan pemain berbakat. Ada sesuatu yang tidak berjalan secara sistematis,” kata Maldini dalam wawancara tersebut.

Maldini bahkan mengaitkan pandangannya dengan pengalaman kedua putranya ketika menjalani pembinaan di akademi Milan.

Menurutnya, pembinaan pemain muda terlalu banyak menekankan aspek taktik.

Ia menilai pemain yang memiliki bakat justru terkadang dianggap sebagai masalah apabila tidak mengikuti struktur permainan yang sudah ditentukan.

Pandangan tersebut kemudian mendapat respons dari Filippo Galli, yang pernah menjadi salah satu tokoh penting dalam pengelolaan akademi Milan.

Kini, Stefano Nava ikut memberikan penjelasan.

Nava bukan sosok asing bagi lingkungan Rossoneri. Mantan pemain Milan tersebut pernah menjadi pelatih di sektor usia muda, mulai dari kategori Giovanissimi hingga Primavera.

Pada periode tersebut, Galli merupakan orang yang bertanggung jawab terhadap sektor pembinaan pemain muda Milan.

Baca Juga:Pakar Bursa Transfer Ramal Tiga Pemain Akan Dipaksa Tinggalkan AC MilanEndrick Tolak Permintaan Cardinale Gabung AC Milan

Dalam wawancara dengan Gazzetta.it, Nava menjelaskan bagaimana sebenarnya metode pembinaan yang diterapkan di Milanello pada masa tersebut.

“Sebenarnya saya tidak pernah menganggap diri saya sebagai pelatih. Selama bertahun-tahun di Milan, saya melihat diri saya sebagai seorang pendidik. Sebab, para pemain muda harus berkembang secara sepak bola sekaligus sebagai manusia,” ujar Nava.

Menurutnya, tugas akademi bukan sekadar menghasilkan pemain yang mampu memahami taktik.

Para pelatih juga harus membantu pemain berkembang secara individu dan memaksimalkan potensi yang mereka miliki.

0 Komentar