“Bahkan beliau berencana memberi bintang kepada kapolri karena dianggap sukses nanam jagung,” kata Ray.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menyoroti persoalan tambang ilegal dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR 2026. Ia meminta Panglima TNI dan Kapolri mengusut dugaan keterlibatan pejabat TNI maupun Polri dalam aktivitas pertambangan ilegal tersebut.
Prabowo menyebut pemerintah telah menutup sekitar 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung. Ia mempertanyakan bagaimana aktivitas ilegal dalam jumlah besar tersebut dapat berlangsung tanpa diketahui pejabat yang memiliki kewenangan.
Baca Juga:DEEP Indonesia: Pernyataan Presiden soal Tambang Ilegal Harus Jadi Momentum Evaluasi TNI-PolriKepala Dinas PMD Baru Dilantik, Bupati Tasikmalaya Minta Pembangunan Desa Berbasis Potensi Lokal
“Tidak mungkin 1000 tambang berjalan ilegal tanpa pejabat kepolisian dan pejabat polisi,” kata Prabowo dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR 2026, pada Jumat 14 Agustus. (yfi)
