Capello Minta AC Milan Kembalikan DNA Italianya

Fabio Capello
Fabio Capello Foto: Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

Capello kemudian mengambil contoh dari pertandingan uji coba terakhir Milan melawan Chelsea.

Ia melihat pendekatan Amorim saat ini justru berpotensi membuat lini belakang Milan berada dalam situasi berbahaya.

Pertahanan Rossoneri dinilai belum cukup kuat untuk menghadapi konsekuensi dari permainan agresif yang diterapkan Amorim.

Baca Juga:Jurnalis Italia Minta Cardinale Beli Pemain yang Cocok dengan Taktik Amorim Ivan Zazzaroni: Maldini Tak Akan Pergi Jika Conte yang Jadi Pelatih Timnas Italia 

“Pertandingan persahabatan terakhir melawan Chelsea, misalnya, menunjukkan bahwa gagasan sang pelatih saat ini dapat membuat pertahanan—yang tidak terlalu kokoh—berada dalam situasi berbahaya,” katanya.

“Dalam beberapa momen, saya mendapat kesan bahwa lawan seperti dipersilakan masuk dengan kalimat klasik: ‘Silakan, masuklah,’” tambahnya.

Capello juga memahami bahwa Amorim belum memiliki skuad terbaiknya secara utuh. Mike Maignan dan Adrien Rabiot masih ditunggu untuk kembali bergabung.

Namun, Capello mengaku tidak menyukai keputusan mengenai penundaan kepulangan kedua pemain tersebut selama empat hari.

Selain itu, dua pemain baru Milan, Mario Gila dan Goncalo Ramos, masih sangat sedikit mendapatkan kesempatan bermain sehingga belum bisa memberikan gambaran jelas mengenai kekuatan sebenarnya dari skuad Rossoneri.

Kondisi tersebut membuat Capello belum bisa melihat secara pasti seperti apa komposisi sebelas pemain utama yang ada dalam kepala Amorim.

“Saya memahami bahwa Milan masih menunggu dua pemain penting seperti Maignan dan Rabiot. Saya sama sekali tidak menyukai kabar bahwa kepulangan keduanya ditunda empat hari,” ujar Capello.

Baca Juga:Aldo Serena Bongkar Masalah Rafael Leao di AC Milan: Tak Cocok dengan Taktik AmorimGagal Pinjam Endrick dari Real Madrid, AS Roma Siapkan Rp1 Triliun untuk Boyong Rodrigo Mora 

“Pemain baru Gila dan Ramos juga terlihat sangat sedikit, begitu pula gambaran mengenai sebelas pemain yang ada dalam pikiran Amorim,” jelasnya.

Menurut Capello, persoalan tersebut menunjukkan bahwa Milan masih menghadapi sejumlah kebingungan menjelang bergulirnya musim baru.

Salah satu persoalan yang turut menjadi perhatian Capello adalah masa depan Rafael Leao.

Capello menilai winger Portugal tersebut telah mengambil langkah yang kurang tepat setelah secara terbuka menyebut ketertarikannya terhadap Premier League.

Baginya, tindakan tersebut dapat memengaruhi hubungan Leao dengan suporter apabila sang pemain akhirnya bertahan di San Siro.

“Menurut saya ada sedikit kebingungan di antara para pemain Milan, dimulai dari situasi Leao. Rafa terlalu melebih-lebihkan dirinya sendiri dengan secara terbuka memanggil Premier League,” kata Capello.

0 Komentar