Pejabat Lokal Kandas Lagi, Bupati Tasikmalaya Kembali Pilih Orang dari Luar Pemkab untuk Duduki Kadis PMD

Rotasi mutasi
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin melantik Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tasikmalaya Erwin Rinanto Nugraha, Jumat 7 Agustus 2026. (Istimewa)
0 Komentar

Pengisian JPT secara terbuka dan kompetitif juga diatur melalui PermenPANRB Nomor 15 Tahun 2019.

Karena itu, Andi menilai hasil seleksi pengisian jabatan Kepala DPMD Kabupaten Tasikmalaya perlu menjadi bahan evaluasi, terutama ketika tidak ada satu pun ASN Kabupaten Tasikmalaya yang berhasil menduduki posisi tersebut.

“Berarti harus kita koreksi pelaksanaannya. Kenapa ASN di Kabupaten Tasikmalaya tidak ada yang mumpuni?” katanya.

Baca Juga:Kades Tanjungbarang Cikatomas Tasikmalaya Dorong Solusi Terbaik Soal Portal, Dampaknya Harus DiperhitungkanPasundan Muaythai Academy Tasikmalaya Kirim 9 Atlet ke Kejurnas, Bidik Medali Jelang Porprov Jabar

Andi menilai terpilihnya ASN dari luar daerah secara berulang untuk menduduki jabatan kepala dinas menjadi pertanyaan besar bagi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut dia, kondisi tersebut tidak semata-mata harus dilihat dari siapa yang terpilih, tetapi juga perlu dikaji dari sisi proses pembinaan ASN yang telah dilakukan pemerintah daerah.

Ia mempertanyakan apakah program pengembangan kompetensi dan pembinaan karier ASN selama ini sudah mampu mempersiapkan kader-kader terbaik untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Tasikmalaya.

“Saya kira gagal ya, karena memang dari open bidding itu tidak ada satu pun masuk jajaran kepala dinas, padahal cukup banyak yang ikut dari ASN Kabupaten Tasikmalaya,” kata Andi.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh agar ASN lokal memiliki kesempatan dan kesiapan yang lebih kuat untuk menduduki jabatan strategis pada masa mendatang.

Evaluasi tersebut dinilai penting agar proses regenerasi birokrasi di Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya berorientasi pada pengisian jabatan, tetapi juga membangun sistem pembinaan karier ASN yang terencana dan berkelanjutan.

Wakil Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Kabupaten Tasikmalaya, Roni Romansyah, menyayangkan kembali terpilihnya ASN dari luar daerah untuk menduduki jabatan kepala dinas.

Baca Juga:Deru Mesin Merawat Silaturahmi, Hamida Motor Community Indonesia Persiapkan Touring ke LampungLangkah Berani Asep Muslim: Tolak Baju Adat Baru, Dorong Efisiensi Anggaran DPRD Tasikmalaya

Menurut Roni, ASN memang harus memiliki kesiapan untuk ditempatkan di berbagai daerah dan jabatan sesuai kebutuhan organisasi.

Namun, ASN yang sejak awal membangun karier di Kabupaten Tasikmalaya juga dinilai layak mendapatkan kesempatan serta pertimbangan dalam pengisian jabatan strategis.

“Turut berduka cita kami sampaikan untuk ASN Kabupaten Tasikmalaya,” ujar Roni.

Ia menilai Kabupaten Tasikmalaya sebenarnya memiliki banyak ASN yang memiliki kapasitas, kompetensi, serta rekam jejak prestasi yang cukup baik.

0 Komentar