Gianni Infantino Buat Dunia Sepak Bola Mulai Terbelah: UEFA Ancam Boikot Turnamen FIFA

Gianni Infantino
Gianni Infantino  Foto: Tangkapan layar Instagram@fifa 
0 Komentar

Meski demikian, laporan menyebutkan tidak semua federasi anggota CAF memiliki pandangan yang sama. Beberapa negara Afrika dikabarkan mulai mempertanyakan arah kepemimpinan FIFA.

Di tengah memanasnya konflik tersebut, surat kabar Inggris The Guardian mengungkap dokumen lama yang semakin memicu kontroversi.

Laporan itu menyebut bahwa sejak tahun 2020 pernah ada wacana pembentukan FIFA Super League, kompetisi elite yang berisi 15 klub tetap ditambah lima klub yang lolos melalui kualifikasi.

Kompetisi tersebut bahkan dirancang memiliki durasi minimal 12 tahun.

Baca Juga:Ardon Jashari Ingin Jadi Tandem Luka Modric: Ia Punya DNA PemenangInter Sulit Datangkan Pengganti Dumfries karena Ada Pemain yang Menolak Dijual 

Apabila rencana itu benar-benar diwujudkan, dampaknya dinilai sangat besar karena dapat mengurangi peran liga-liga domestik sekaligus mempersempit kalender pertandingan tim nasional.

Meski proyek tersebut tidak pernah terealisasi, kemunculan dokumen itu semakin memperkuat kekhawatiran banyak pihak terhadap arah kebijakan FIFA di bawah kepemimpinan Infantino.

Gelombang kritik juga datang dari FIFPro, serikat pemain sepak bola dunia.

Organisasi tersebut menilai polemik ini sebagai bentuk penyalahgunaan wewenang di tingkat tertinggi FIFA.

FIFPro mendesak adanya reformasi besar dalam tata kelola organisasi sepak bola dunia, termasuk memberikan keterlibatan yang lebih besar kepada pemain profesional dalam proses pengambilan keputusan.

Selain itu, FIFPro meminta agar para pemangku kepentingan sepak bola profesional memperoleh hak suara di Dewan FIFA sehingga keputusan penting tidak lagi diambil secara sepihak.

Jika ketegangan terus berlanjut, dampaknya bisa langsung terasa pada sejumlah turnamen FIFA yang akan digelar dalam beberapa bulan ke depan.

Baca Juga:Senjata Presiden UEFA Gulingkan Infantino: Usung "Sepak Bola Milik Rakyat" Langkah Brilian Fiorentina di Bursa Transfer: Sukses Rekrut Franco Mastantuono, Separuh Gaji Dibayar Madrid

Di antaranya adalah Piala Dunia Wanita U-20, turnamen futsal remaja Olimpiade, serta Piala Dunia U-17 yang dijadwalkan berlangsung antara September hingga Desember.

Ancaman boikot dari UEFA memang belum menjadi keputusan resmi.

Namun, pernyataan bahwa mereka telah kehilangan kepercayaan kepada Gianni Infantino menjadi sinyal kuat bahwa hubungan antara dua organisasi paling berpengaruh di sepak bola dunia sedang berada di titik terendah.

Dengan pemilihan Presiden FIFA pada 2027 yang semakin dekat, tekanan terhadap Infantino diperkirakan akan terus meningkat.

Jika dukungan dari konfederasi-konfederasi besar terus berkurang, peluangnya mempertahankan kursi orang nomor satu di FIFA bisa menjadi semakin berat.

0 Komentar