Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga memperkenalkan Kota Tasikmalaya kepada tamu dari luar daerah.
Ia menyebut Kota Tasikmalaya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Priangan Timur dengan karakter kota yang relatif ringkas sehingga aktivitas masyarakat berlangsung dinamis.
“Semoga ke depan lahir regenerasi kepemimpinan organisasi yang mampu menghadirkan kegiatan budaya lebih besar sekaligus melestarikan warisan karuhun dari setiap daerah,” harapnya. (rezza rizaldi)
