Ibrahimovic Akui Level Sepakbola Italia di Bawah Inggris dan Spanyol: Mereka Seperti Kapal yang Tenggelam

Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic  Foto: Tangkapan layar X 
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Zlatan Ibrahimovic melontarkan kritik tajam terhadap kondisi sepak bola Italia saat ini.

Senior Advisor RedBird Capital Partners, pemilik AC Milan, itu menilai kualitas sepak bola Italia sudah tertinggal jauh dari Inggris dan Spanyol, baik dari sisi kompetisi, infrastruktur, maupun daya tarik bagi para pemain bintang.

Pernyataan tersebut disampaikan Ibrahimovic saat tampil bersama pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, dalam ajang WSJ Sports Event yang diselenggarakan oleh Wall Street Journal pada 16 Juli lalu.

Baca Juga:Randal Kolo Muani Selangkah Lagi Kembali ke Juventus: PSG Tetapkan Syarat Wajib Beli Sebesar Rp760 Miliar Inter Siapkan Perpanjangan Kontrak untuk Pio Esposito: Gaji Naik Hampir Tiga Kali Lipat

Menurut mantan striker AC Milan itu, Serie A tidak lagi menjadi produk sepak bola yang mampu bersaing dengan Premier League maupun La Liga.

Ia menilai perubahan besar harus segera dilakukan jika Italia tidak ingin semakin tertinggal.

“Saya rasa produk sepak bola Italia saat ini belum cukup bagus. Sekarang sepak bola Italia tidak lagi mendekati level sepak bola Inggris atau Spanyol,” ujar Ibrahimovic.

Ibra menegaskan bahwa salah satu persoalan terbesar adalah infrastruktur, khususnya kondisi stadion yang dinilai sudah jauh tertinggal dibandingkan negara-negara pesaing.

“Coba lihat stadion-stadion di Premier League dan bandingkan dengan stadion di Italia. Semuanya harus berubah jika ingin mengikuti perkembangan sepak bola modern. Jika tidak, kesenjangan akan semakin besar dan semakin sulit untuk dikejar,” katanya.

Ibrahimovic bahkan menggunakan perumpamaan yang cukup keras untuk menggambarkan kondisi sepak bola Italia.

Menurutnya, jika klub-klub dan federasi tidak segera mengubah cara berpikir serta cara bekerja, maka sepak bola Italia akan seperti kapal yang perlahan tenggelam.

Baca Juga:Mundur dari Timnas Italia, Roy Keane Tuding Paolo Maldini dan Leonardo Kekanak-kanakan Jurnalis Italia Kecewa dengan Pengunduran Diri Paolo Maldini: Ia Terlalu Kaku dalam Bekerja

“Kalau mereka tidak mengubah cara berpikir dan cara bekerja, ini seperti kapal yang sedang tenggelam,” tegas mantan penyerang timnas Swedia tersebut.

Ibrahimovic mengaku kritik tersebut bukan dilandasi rasa kecewa, melainkan karena kecintaannya terhadap sepak bola Italia.

Ia merasa memiliki ikatan emosional setelah menghabiskan sekitar satu dekade bermain di Serie A bersama Juventus, Inter Milan, dan terutama AC Milan.

“Saya mengatakan ini karena saya peduli terhadap sepak bola Italia. Saya mewakili sepak bola Italia selama 10 tahun, bahkan ketika liga ini masih menjadi yang terbaik di dunia. Sekarang situasinya sudah berbeda,” ungkapnya.

0 Komentar