Ibrahimovic Akui Level Sepakbola Italia di Bawah Inggris dan Spanyol: Mereka Seperti Kapal yang Tenggelam

Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic  Foto: Tangkapan layar X 
0 Komentar

Menurut Ibrahimovic, bukti kemunduran Serie A terlihat jelas di bursa transfer. Klub-klub Italia kini kesulitan merekrut pemain yang diinginkan karena harus bersaing dengan klub-klub Inggris, bahkan yang berada di papan bawah klasemen.

Ia menilai kekuatan finansial Premier League membuat banyak pemain lebih memilih pindah ke Inggris daripada bergabung dengan klub-klub elite Italia.

“Sekarang klub-klub Italia kesulitan bersaing dengan tim-tim papan bawah Inggris dalam mendapatkan pemain. Banyak pemain lebih memilih pergi ke sana dibandingkan bergabung dengan klub besar Italia,” ujarnya.

Baca Juga:Randal Kolo Muani Selangkah Lagi Kembali ke Juventus: PSG Tetapkan Syarat Wajib Beli Sebesar Rp760 Miliar Inter Siapkan Perpanjangan Kontrak untuk Pio Esposito: Gaji Naik Hampir Tiga Kali Lipat

Pernyataan itu sejalan dengan kondisi beberapa musim terakhir, ketika banyak talenta terbaik Eropa lebih tertarik berkarier di Premier League yang menawarkan gaji lebih tinggi, stadion modern, dan pendapatan komersial yang jauh lebih besar dibandingkan Serie A.

Dalam kesempatan yang sama, Ibrahimovic juga mengungkap pelajaran terbesar yang ia berikan kepada Gerry Cardinale sejak mengambil alih kepemilikan AC Milan.

Menurut Ibrahimovic, seorang pemilik klub harus mampu tetap tenang dan tidak mengambil keputusan berdasarkan emosi.

“Pelajaran terbesar yang saya berikan kepada Gerry adalah tetap tenang. Jangan biarkan emosi menguasai ketika mengambil keputusan, karena keputusan yang diambil saat emosional sering kali berujung pada kesalahan,” ucapnya.

Ibrahimovic menilai Cardinale sedang melalui proses yang tidak mudah sejak membeli AC Milan.

Banyak tantangan datang silih berganti, mulai dari tekanan suporter, pergantian manajemen, hingga tuntutan untuk mengembalikan Rossoneri menjadi kekuatan utama di Italia dan Eropa.

Ia juga mengingatkan bahwa budaya sepak bola Italia sangat berbeda dibandingkan olahraga profesional di Amerika Serikat.

Baca Juga:Mundur dari Timnas Italia, Roy Keane Tuding Paolo Maldini dan Leonardo Kekanak-kanakan Jurnalis Italia Kecewa dengan Pengunduran Diri Paolo Maldini: Ia Terlalu Kaku dalam Bekerja

“Gerry belajar melalui jalan yang paling sulit karena banyak hal terjadi sejak ia datang ke Milan. Setiap negara memiliki cara kerja yang berbeda dan Italia sangat unik. Saat ini dia belum benar-benar bisa menikmati menjadi pemilik Milan, karena Anda baru bisa menikmatinya ketika berhasil meraih kemenangan,” tutur Ibrahimovic.

Meski demikian, mantan striker berusia 44 tahun itu optimistis Cardinale akan menikmati hasil dari proses yang sedang dijalani apabila tetap sabar dan konsisten membangun klub.

0 Komentar