Menariknya, persaingan mendapatkan Leao semakin memanas setelah rival abadi Fenerbahce, Galatasaray, ikut mengajukan penawaran.
Menurut jurnalis transfer Gianluca Di Marzio, Galatasaray telah menyampaikan proposal lisan senilai €30 juta atau sekitar Rp600 miliar.
Namun, tawaran tersebut langsung ditolak AC Milan.
Selain nilainya dianggap terlalu rendah, Galatasaray juga hanya menawarkan skema peminjaman disertai opsi pembelian. Sementara itu, Milan tetap bersikeras hanya ingin melepas Leao melalui transfer permanen.
Baca Juga:Pemain Lazio Ribut di Laga Persahabatan, Gattuso: Kendalikan Emosi Daftar 4 Pemain Inter yang Dikritik Media Italia Saat Lawan Karlsruher: Stankovic Tak Bisa Gantikan Calhanoglu
Hingga kini, Leao sendiri belum memberikan pernyataan resmi mengenai peluang melanjutkan karier di Liga Turki.
Di tengah ketidakpastian masa depan Leao, AC Milan juga terus bergerak mencari tambahan pemain belakang sesuai kebutuhan pelatih Ruben Amorim.
Laga uji coba melawan Celtic memperlihatkan masih adanya kelemahan di sektor pertahanan, terutama saat membangun serangan dari lini belakang.
Karena itu, Milan kembali menghidupkan minat terhadap bek muda Barcelona, Gerard Martin.
Bek kidal berusia 24 tahun tersebut dinilai memiliki karakteristik yang sesuai dengan filosofi permainan Amorim.
Lulusan akademi La Masia itu memiliki kemampuan mengalirkan bola dari belakang serta nyaman bermain dalam skema tiga bek.
Martin juga diproyeksikan menjadi tandem ideal Mario Gila untuk memimpin lini pertahanan Rossoneri musim ini.
Meski begitu, upaya Milan mendapatkan Gerard Martin tidak berjalan mulus.
Baca Juga:Mourinho Minta Madrid Datangkan Bastoni: Inter Pasang Tarif Rp1,4 TriliunGattuso Ingin Borong Pemain Buangan AC Milan: Lini Depan Lazio Dianggap Tumpul
Media Spanyol El Nacional melaporkan bahwa Rossoneri telah mengajukan tawaran sebesar €20 juta, atau sekitar Rp400 miliar, kepada Barcelona.
Namun, proposal tersebut langsung ditolak.
Barcelona dikabarkan membanderol Gerard Martin dengan harga sekitar €35 juta, setara Rp700 miliar.
Meski demikian, kedua klub masih memiliki ruang untuk melanjutkan negosiasi. Milan disebut bisa mencoba menurunkan biaya transfer dengan memasukkan bonus performa maupun klausul persentase penjualan kembali di masa depan.
Martin sejatinya masih ingin bertahan di Barcelona. Pemain kelahiran 2002 itu masih memiliki kontrak hingga 2028 dan musim lalu tampil dalam 30 pertandingan La Liga, menunjukkan dirinya mulai dipercaya menjadi bagian penting skuad Blaugrana.
Namun, kondisi finansial Barcelona membuat manajemen klub membuka peluang menjual beberapa pemain demi menyeimbangkan neraca keuangan.
