Pemain Lazio Ribut di Laga Persahabatan, Gattuso: Kendalikan Emosi 

Gennaro Gattuso
Gennaro Gattuso Foto: Tangkapan layar Instagram@gttuso1
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Lazio meraih kemenangan telak 6-0 atas Flaminia Civita Castellana dalam laga uji coba pramusim.

Namun, hasil meyakinkan itu justru diwarnai insiden keributan antarpemain yang membuat pelatih Gennaro Gattuso angkat bicara.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Biancoceleste tampil dominan sejak awal pertandingan.

Baca Juga:Daftar 4 Pemain Inter yang Dikritik Media Italia Saat Lawan Karlsruher: Stankovic Tak Bisa Gantikan CalhanogluMourinho Minta Madrid Datangkan Bastoni: Inter Pasang Tarif Rp1,4 Triliun

Pada babak pertama, Lazio unggul melalui gol Matteo Cancellieri, Fisayo Dele-Bashiru, dan Ricardo Bordon.

Setelah jeda, keunggulan mereka semakin besar berkat gol Ratkov, Nicolo Rovella, serta Mattia Zaccagni yang sukses mengeksekusi tendangan penalti.

Meski skor berakhir mencolok, perhatian publik justru tertuju pada insiden yang terjadi pada menit ke-61.

Saat itu, kapten Lazio Mattia Zaccagni kembali menjadi sasaran pelanggaran keras dari pemain Flaminia Civita Castellana, D’Angelo.

Pelanggaran tersebut merupakan kali kedua yang diterima Zaccagni dalam pertandingan itu.

Melihat rekannya kembali dijatuhkan dengan keras, Luca Pellegrini langsung menghampiri D’Angelo untuk membela Zaccagni.

Aksi tersebut memicu adu mulut yang nyaris berubah menjadi perkelahian massal sebelum akhirnya berhasil diredam oleh pemain dari kedua tim dan perangkat pertandingan.

Baca Juga:Gattuso Ingin Borong Pemain Buangan AC Milan: Lini Depan Lazio Dianggap Tumpul AC Milan Sulit Jual Loftus-Cheek, Tomori Jadi Rebutan Tim Inggris 

Beruntung, situasi tidak berkembang semakin panas sehingga laga dapat kembali dilanjutkan.

Usai pertandingan, Gennaro Gattuso mengaku tidak senang dengan reaksi emosional yang ditunjukkan anak asuhnya.

Dalam wawancaranya dengan Lalaziosiamonoi.it, mantan pelatih AC Milan itu menegaskan bahwa pemain harus tetap mampu mengendalikan emosi, sekalipun mendapat provokasi dari lawan.

“Yang terpenting adalah saling menghormati. Kalau kejadian seperti ini terjadi di Serie A, kemungkinan besar kami akan bermain dengan 10 orang karena pemain tidak boleh bereaksi seperti itu,” ujar Gattuso.

Ia memahami kondisi fisik para pemain yang masih kelelahan akibat porsi latihan berat selama pramusim.

Namun menurutnya, faktor tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk kehilangan kendali di lapangan.

“Saya tahu para pemain sedang lelah karena latihan yang sangat intens. Namun kami juga harus berkembang dalam aspek ini. Di kompetisi resmi, reaksi seperti itu bisa berakibat kartu merah,” tambah pelatih berusia 48 tahun tersebut.

Pernyataan Gattuso menunjukkan bahwa disiplin dan pengendalian emosi menjadi salah satu aspek yang sangat ia tekankan sejak mengambil alih kursi pelatih Lazio.

0 Komentar