AC Milan Sulit Jual Loftus-Cheek, Tomori Jadi Rebutan Tim Inggris 

Ruben Loftus-Cheek
Ruben Loftus-Cheek Tangkapan layar Instagram@rlc
0 Komentar

RADARTASIK.ID – AC Milan masih menghadapi tantangan besar dalam merampingkan skuad jelang bergulirnya musim 2026/2027.

Setelah berupaya melepas Rafael Leao yang hingga kini belum menemui titik terang, Rossoneri kini juga kesulitan menjual dua pemain asal Inggris, Fikayo Tomori dan Ruben Loftus-Cheek.

Manajemen yang dipimpin Gerry Cardinale bersama pelatih Ruben Amorim diketahui telah memasukkan kedua pemain tersebut ke dalam daftar jual.

Baca Juga:Sukses Gaet Summerville, Al Hilal Ledek AS Roma: Semua Jalan Menuju RiyadhPrancis Akali Aturan Gaji Pelatih demi Zinedine Zidane

Selain sudah tidak masuk dalam proyek jangka panjang tim, kontrak Tomori dan Loftus-Cheek juga sama-sama akan berakhir pada Juni 2027 sehingga Milan ingin mendapatkan pemasukan sebelum nilai jual mereka terus menurun.

Rossoneri berharap bisa mengantongi dana lebih dari 30 juta euro atau sekitar Rp600 miliar (kurs 1 euro = Rp20.000) dari penjualan kedua pemain tersebut.

Langkah itu merupakan bagian dari strategi Milan untuk menyeimbangkan neraca keuangan sekaligus menyediakan dana segar bagi perekrutan pemain baru pada bursa transfer musim panas.

Sebelumnya, Milan juga berupaya menjual Rafael Leao. Super agen Jorge Mendes bahkan dipercaya membantu mencarikan klub baru bagi winger asal Portugal tersebut.

Fenerbahce menjadi klub yang paling serius mengejar Leao dengan menawarkan gaji fantastis mencapai 12 juta euro per musim, atau sekitar Rp240 miliar termasuk bonus.

Namun hingga kini transfer itu belum terwujud karena masih terganjal aturan Financial Fair Play (FFP) yang membatasi ruang belanja klub asal Turki tersebut.

Selain itu, Leao juga belum memberikan persetujuan penuh untuk melanjutkan karier di Liga Turki.

Baca Juga:Ayah Messi Beli Rumah di Milan, Fans Inter Tertipu soal Transfer La PulgaPirlo Kandidat Terkuat Pelatih Italia Jika Maldini Gagal Rayu Guardiola

Sang pemain masih berharap muncul tawaran dari klub-klub elite Eropa, meski hingga saat ini belum ada proposal resmi dari Premier League maupun La Liga.

Kondisi tersebut membuat Milan belum memperoleh pemasukan besar dari penjualan pemain, sehingga kini perhatian manajemen beralih kepada Tomori dan Loftus-Cheek.

Nasib paling berat dialami Fikayo Tomori.

Kedatangan bek tengah Mario Gila dari Lazio dengan nilai transfer 30 juta euro atau sekitar Rp600 miliar membuat posisi Tomori semakin terpinggirkan.

Dalam hierarki bek tengah yang disusun Ruben Amorim, pemain Timnas Inggris itu kini disebut berada di urutan paling belakang.

0 Komentar