Dua Remaja asal Kota Banjar Babak Belur, Diduga Jadi Korban Penganiayaan

Penganiayaan
Pamapta bersama Satreskrim Polres Banjar saat mengunjungi rumah korban dugaan penganiayaan di Desa Mekarharja Kecamatan Purwaharja, Selasa (21/7/2026). (Anto Sugiarto/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

BANJAR, RADARTASIK.ID – Dua orang remaja menjadi korban dugaan penganiayaan, Selasa (21/7/2026) dini hari tadi. Pelakunya, diduga dilakukan pria paruh baya sambil membawa sebilah kapak.

Kedua korban berinisial R dan D yang merupakan warga Dusun Cibentang, Desa Mekarharja Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar.

Peristiwa dugaan penganiayaan itu di tugu perbatasan Jateng-Jabar, tepatnya di Desa Panulisan Timur Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng).

Baca Juga:Penerangan Jalan Umum Mati, Jalur RTA Prawira Adiningrat Tasikmalaya Dinilai Rawan KecelakaanSiap-Siap! Bakal Ada Mudik Gratis di Garut, Segini Kuota yang Tersedia

Orang tua korban Yati mengatakan, anaknya (R) pulang Selasa sekitar pukul 04.30 WIB dalam kondisi babak belur dan penuh dengan darah.

“Katanya dipukulin sama ujung kapak oleh bapak-bapak (pelaku), karena anaknya (R) rese waktu di sebuah warung, kemudian bapaknya (pelaku) datang memukuli (korban),” katanya.

Kondisi anaknya babak belur bagian kepala, wajah, tangan dan kaki. Kemudian dibawa ke rumah sakit untuk diobati dan diperiksa.

Kini anaknya tidak bisa bergerak dan hanya berbaring di kamar. Dia mengeluhkan sakit akibat dipukuli pelaku.

Sempat dilakukan musyawarah dengan pelaku, namun berbagai masukan dari masyarakat untuk melaporkan ke pihak kepolisian karena sudah masuk ranah pidana.

Pamwas Pamapta Polres Banjar Ipda Rahmat mengatakan, TKP dugaan penganiayaan di Jawa Tengah, maka penanganannya ditangani Polsek Dayeuhluhur. “Iya, kan TKP-nya di Dayeuhluhur,” ujarnya. (Anto Sugiarto)

0 Komentar