Piala Soeratin U-15 Jadi Ajang PSSI Tasikmalaya Cetak Talenta Muda

Piala Soeratin U-15
Dua klub bertanding dalam Piala Soeratin U-15 di Kecamatan Sukarame, Senin 20 Juli 2026. (Istimewa)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – PSSI Kabupaten Tasikmalaya terus memperkuat pembinaan sepak bola usia dini melalui penyelenggaraan babak penyisihan Piala Soeratin U-15 di Lapang Cimerah, Desa Sukarapih, Kecamatan Sukarame, Minggu (19/7/2026).

Kompetisi tahunan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan berjenjang PSSI sekaligus ajang menjaring pesepak bola muda potensial yang dipersiapkan menjadi kekuatan Kabupaten Tasikmalaya pada masa mendatang.

Sebanyak enam klub mengikuti babak penyisihan yang terbagi ke dalam dua grup. Grup A dihuni Putra Mareng, Destapura, dan Persekac FC, sedangkan Grup B diisi Karyamuda, PS Anvici, dan Pansel FC. Seluruh peserta bersaing memperebutkan tiket ke fase berikutnya dalam kompetisi resmi yang masuk kalender pembinaan PSSI.

Baca Juga:Mantapkan Langkah Menuju Kemenangan, Ini Target PAN Kabupaten TasikmalayaSemangat TMMD ke-129, Menyulap Desa Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya

Rangkaian pertandingan dimulai pukul 07.30 WIB dengan laga Putra Mareng melawan Destapura. Selanjutnya Karyamuda menghadapi PS Anvici pukul 08.35 WIB,

Destapura melawan Persekac FC pukul 09.40 WIB, PS Anvici menghadapi Pansel FC pukul 10.45 WIB, Persekac FC bertemu Putra Mareng pukul 11.50 WIB, dan ditutup pertandingan Pansel FC melawan Karyamuda pukul 12.55 WIB.

Ketua PSSI Kabupaten Tasikmalaya, Juandi, S.KM, menegaskan Piala Soeratin tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi menjadi bagian penting dari sistem pembinaan pemain muda.

“Kompetisi ini menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang pencarian bibit-bibit pesepak bola muda yang akan mewakili Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya, Senin (20/7/2026).

Juandi menjelaskan, kompetisi ini menjadi sarana bagi para pemain untuk mengembangkan kemampuan teknik, meningkatkan mental bertanding, serta menambah pengalaman menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda.

PSSI Kabupaten Tasikmalaya juga akan memantau pemain-pemain yang menunjukkan performa terbaik selama kompetisi. Mereka dipersiapkan untuk mengikuti berbagai ajang pada tingkat provinsi maupun nasional sebagai bagian dari proses pembinaan berkelanjutan.

Menurut Juandi, pembinaan usia dini merupakan fondasi utama dalam membangun prestasi sepak bola daerah. Tanpa kompetisi yang rutin dan berkesinambungan, regenerasi pemain akan sulit berjalan optimal.

Baca Juga:Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya Sebut Pemilihan Dewas RSUD KHZ Musthafa Tidak SahKalahkan Dua Pejabat Internal Pemkab, Kurniawan Resmi Dilantik sebagai Sekda Kabupaten Tasikmalaya

“Kami dari PSSI Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong setiap klub anggota untuk aktif melakukan pembinaan sejak usia muda agar kualitas pemain terus meningkat dari tahun ke tahun,” katanya.

0 Komentar