Tasikmalaya Great Sale Siap Digelar, Bidik Lonjakan Transaksi hingga Wisata Belanja

Tasikmalaya Great Sale 2026
Persiapan penyelenggaraan TGS dibahas dalam rapat koordinasi di Kantor OJK Tasikmalaya, Kamis sore (16/7/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Sekitar 20 hingga 50 influencer Jawa Barat direncanakan dilibatkan untuk mengampanyekan TGS, dilengkapi live shopping, kompetisi video hingga konten promosi digital agar gaungnya tidak hanya terdengar di Tasikmalaya, tetapi juga menjangkau pasar nasional.

Selain transaksi langsung, seluruh pembayaran didorong menggunakan sistem digital melalui QRIS dan dukungan perbankan seperti Bank Indonesia, BJB, BSI, Mandiri, BRI hingga BNI.

Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan program hadiah untuk meningkatkan transaksi, mulai dari sepeda motor listrik, paket umrah hingga voucher hotel.

Baca Juga:Hari Koperasi 2026! KOPMA UNPER Tebar Kepedulian Sosial, Buktikan Koperasi Tak Hanya Urus Simpan PinjamEdukasi Sikat Gigi Sejak Dini Berbuah Hasil, Pemahaman Anak PAUD di Tasikmalaya Melonjak

Ketua Kadin Kota Tasikmalaya, Asep Saepulloh mengatakan TGS tidak akan membangun event baru yang menghabiskan anggaran besar.

Sebaliknya, seluruh agenda yang sudah dimiliki masing-masing komunitas dan pelaku usaha akan disinergikan menjadi satu kalender promosi bersama.

“Kalau sudah ada Muslim Fair, festival kuliner atau event lain, tidak perlu membuat acara baru. Tinggal dimasukkan ke dalam Tasikmalaya Great Sale sehingga gaungnya menjadi lebih besar,” tuturnya.

Menurutnya, konsep tersebut jauh lebih efisien sekaligus memperluas manfaat ekonomi karena melibatkan berbagai sektor secara bersamaan.

Kadin juga menargetkan keterlibatan seluruh kecamatan di Kota Tasikmalaya agar manfaat ekonomi tidak hanya berpusat di kawasan perkotaan.

Sejumlah indikator keberhasilan telah disiapkan, mulai dari nilai transaksi, jumlah merchant yang bergabung, peningkatan okupansi hotel, kenaikan jumlah wisatawan hingga besarnya perputaran uang selama penyelenggaraan.

Data yang dipaparkan dalam rapat menunjukkan potensi ekonomi Tasikmalaya sangat besar.

Baca Juga:PAN Kota Tasikmalaya Terus Perkuat Mesin Politik, Budi Mahmud Tekankan Kerja Nyata Bukan JanjiAnyaman Bambu Situ Beet Terancam Regenerasi, Kibar Budaya 2026 Kota Tasikmalaya Angkat Alarm Pelestarian

Kota ini memiliki sekitar 28.248 UMKM, 432 coffee shop, 509 kafe, serta 520 restoran, yang dinilai menjadi modal kuat bagi pelaksanaan citywide sale pertama di Tasikmalaya.

Asep menambahkan, pihaknya juga telah mempresentasikan konsep TGS kepada Kementerian Pariwisata.

Bahkan kementerian membuka peluang menghadirkan atase perdagangan negara sahabat apabila tersedia data kunjungan wisatawan mancanegara ke Tasikmalaya.

“Kami ingin TGS menjadi agenda ekonomi tahunan. Kalau tahun pertama berhasil, tahun berikutnya skalanya bisa lebih besar lagi,” tambahnya.

Sesuai rancangan, penyelenggaraan perdana TGS akan berlangsung selama dua pekan menjelang Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya pada Oktober 2026. (rezza rizaldi)

0 Komentar