Ada AI untuk Mitigasi Bencana Tasikmalaya, Saatnya Deteksi Dini Tak Lagi Sekadar Wacana

mitigasi bencana berbasis AI di Tasikmalaya
Mahasiswa Program Magister Informatika konsentrasi Data Science Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Khaerul Hadiswara. istimewa for radartasik.id 
0 Komentar

Dengan sistem tersebut, penyaluran kebutuhan dasar ke lokasi pengungsian diharapkan menjadi lebih tepat sasaran, cepat, dan merata.

Khaerul menilai konsep tersebut selaras dengan upaya digitalisasi yang tengah dikembangkan Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Teknologi AI dapat dimanfaatkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) sebagai dasar pengambilan keputusan, termasuk dalam mengantisipasi kekeringan lahan pertanian dan menekan risiko gagal panen.

Baca Juga:Hilangkan Stigma Takut Datang ke Kejaksaan, Kejari Kota Tasikmalaya Perkuat Pelayanan PublikPajak Baru 44 Persen, Wali Kota Tasikmalaya Minta Retribusi Tak Jalan di Tempat

Ia berharap hasil penelitian tersebut tidak berhenti sebagai kajian akademik di ruang kampus, tetapi dapat diimplementasikan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah.

Sebab, di tengah ancaman bencana yang datang hampir setiap musim, data dan teknologi semestinya menjadi alarm pertama, bukan sekadar arsip setelah musibah berlalu.

“Teknologi sains data ini pada dasarnya sudah siap secara akademis. Tinggal bagaimana disinergikan dengan pemerintah daerah agar dapat diterapkan untuk meningkatkan ketangguhan Tasikmalaya dalam menghadapi bencana,” pungkasnya. (firgiawan)

0 Komentar