Yang menarik, Malik tidak berjalan sendirian. Di Golkar Jawa Barat kini muncul generasi baru. Salah satu wajah utamanya adalah Daniel Muttaqien.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat itu juga dikenal sebagai tokoh muda yang membawa semangat regenerasi.
Daniel dan Malik berasal dari generasi yang relatif sama. Sama-sama tumbuh di era ketika teknologi mengubah cara orang bekerja, berkomunikasi, dan berpolitik.
Baca Juga:Bupati yang Memilih Risiko!Rumah Penjual Es Teh di Cilembang Digeledah Densus 88, RW Sebut Polisi Amankan Senpi hingga Buku
Kolaborasi dua anak muda ini memberi sinyal bahwa Golkar Jawa Barat sedang mencoba menyiapkan wajah baru.
Lebih segar. Lebih progresif. Lebih adaptif terhadap perubahan zaman.
Mereka yang mengenal Malik menyebut satu karakter yang menonjol. Berani mengambil keputusan. Tidak banyak orang yang berani meninggalkan zona nyaman.
Dunia profesional sebenarnya sudah memberinya posisi yang mapan. Tetapi ia memilih memasuki dunia yang jauh lebih keras. Politik.
Sebuah arena yang tidak mengenal kata selesai. Hari ini dipuji. Besok dikritik. Hari ini menang. Besok bisa kalah. Tetapi justru di situlah tantangannya.
Keberanian itu sesungguhnya sudah terlihat jauh sebelum ia mengenakan atribut partai. Lihat saja perjalanan offroad-nya.
Karier kompetitifnya dimulai pada 2022.
Di musim pertama, ia finis di posisi kelima pada Kejurnas Adventure Offroad Non Winch IMI Pusat di Muara Bungo.
Beberapa bulan kemudian, ia langsung naik menjadi runner-up di Pati. Grafiknya menanjak. Tahun berikutnya, kalender balapnya semakin padat. Bogor. Sukabumi. Tasikmalaya. Madiun.
Baca Juga:Penggeledahan Densus 88 Berawal dari Ledakan di Dadaha, Ini Kronologi Lengkapnya!Bupati Eksekutor!
Ia terus mengumpulkan poin. Terus memperbaiki posisi. Pada akhir musim 2023, Malik menempati peringkat lima nasional dan peringkat tiga Jawa Barat di kelas G4 (FFA). Bukan hasil satu perlombaan. Melainkan buah dari konsistensi.
Tahun 2024 ia kembali naik podium. Kali ini dalam kategori beregu. Juara tiga Team Upper Kejurnas Adventure Offroad Non Winch IMI Pusat di Bantul.
Kategori ini membutuhkan kerja sama. Karena kemenangan tidak lagi ditentukan oleh satu orang. Tetapi oleh kemampuan tim membaca medan yang sama.
Puncaknya terjadi pada 2025. Musim terbaiknya. Malik dua kali menjadi runner-up National Championship Racing Adventure IOF. Bogor. Jember. Ia juga masuk empat besar di Semarang.
