RADARTASIK.ID – Penunjukan Paolo Maldini sebagai Direktur Teknik Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) diyakini membuka peluang besar bagi Gli Azzurri untuk mendapatkan salah satu pelatih terbaik dunia, Pep Guardiola.
Keyakinan itu disampaikan jurnalis senior Italia Enzo Bucchioni dalam kolomnya di Tuttomercatoweb.
Menurut Bucchioni, kehadiran Maldini bersama Leonardo sebagai penasihat federasi membuat peluang mendatangkan Guardiola tidak lagi sekadar mimpi.
Baca Juga:Legenda AC Milan Khawatir Maldini Dapat Tekanan dari Orang yang Tak Paham Sepak BolaManchester United Incar Manu Kone, Parma dan Cagliari Rebutan Daniel Maldini
“Guardiola menjadi pelatih tim nasional Italia sekarang bisa diwujudkan. Paolo Maldini, direktur teknik baru timnas, bersama tangan kanannya Leonardo akan mencoba sampai titik terakhir. Kini misi itu bukan lagi sesuatu yang mustahil,” tulis Bucchioni.
Menurutnya, kekuatan utama proyek baru FIGC bukan hanya nama besar Maldini, tetapi juga Leonardo serta Presiden FIGC Giovanni Malagò.
Ketiganya memiliki reputasi internasional yang sangat dihormati sehingga mampu meningkatkan daya tarik proyek kebangkitan sepak bola Italia.
Bucchioni menilai Guardiola merupakan sosok yang selalu tertarik dengan tantangan besar sepanjang kariernya.
Ia mengingatkan bagaimana pelatih asal Spanyol itu pernah membuat keputusan mengejutkan saat masih aktif bermain dengan memilih bergabung ke Brescia demi bermain bersama Roberto Baggio.
“Guardiola selalu menjadi sosok yang tertarik dengan tantangan besar dan pilihan yang berbeda dari kebanyakan orang,” tulis Bucchioni.
Hubungan pribadi Guardiola dengan Italia juga dinilai menjadi nilai tambah. Setelah pensiun sebagai pemain, mantan pelatih Barcelona itu beberapa kali menghabiskan waktu di Italia.
Baca Juga:Bursa Transfer Serie A: AC Milan dan Inter Sambut Pemain Baru, Como Siap Lepas Assane DiaoAmorim Revolusi Lini Tengah AC Milan: Masa Depan Samuele Ricci dan Ardon Jashari Makin Suram
Ia juga memiliki hubungan yang sangat baik dengan Paolo Maldini serta banyak sahabat di negara tersebut.
Bucchioni bahkan meyakini persoalan gaji tidak akan menjadi hambatan utama apabila Guardiola benar-benar tertarik dengan proyek yang ditawarkan.
“Jika Maldini dan Leonardo mampu menawarkan proyek yang membuatnya tertarik, Guardiola adalah orang yang bahkan bisa menempatkan urusan gaji di nomor dua.”
Selama menangani Manchester City, Guardiola menerima bayaran sekitar 20 juta euro per musim termasuk bonus, atau sekitar Rp400 miliar (kurs Rp20.000 per euro).
Nilai tersebut hampir mustahil dipenuhi oleh federasi sepak bola mana pun.
Namun menurut Bucchioni, karakter Guardiola selama ini menunjukkan bahwa uang bukanlah satu-satunya faktor dalam menentukan masa depannya.
