Hingga Semester I 2026, program tersebut telah menjangkau lebih dari 58 ribu peserta secara langsung.
Selain itu, OJK bersama para mitra telah membentuk agen literasi keuangan dari kalangan penyuluh agama, Babinsa, Karang Taruna, tenaga pendidik, serta mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Literasi Keuangan.
Melalui jaringan agen tersebut, OJK memperkirakan edukasi dapat menjangkau lebih dari 98 ribu masyarakat di Kota Tasikmalaya.
Baca Juga:Ledakan Gerobak di Dadaha Tasikmalaya Diduga Dipicu Emosi Eks NapiterImunisasi Anak di Kota Tasikmalaya Tembus 89,69 Persen, TP PKK Raih Penghargaan Nasional
Angka itu belum termasuk penyebaran informasi melalui media digital, videotron milik Pemerintah Kota Tasikmalaya, serta berbagai kanal komunikasi yang dimanfaatkan para agen literasi.
Ke depan, OJK Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya akan terus memperluas kolaborasi agar Program Tasikmalaya CAANG menjadi gerakan literasi keuangan yang berkelanjutan.
Harapannya, semakin banyak masyarakat menggunakan produk dan layanan keuangan yang legal, aman, serta sesuai kebutuhan sehingga mampu memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan mendorong pembangunan daerah yang lebih inklusif. (rezza rizaldi)
