Asep menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, Perhutani, dan pemerintah desa dapat menjadi solusi untuk menghidupkan kembali kawasan wisata tersebut sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun pendapatan desa.
Ia menegaskan, investasi yang telah dibangun di kawasan tersebut tidak boleh dibiarkan terbengkalai tanpa memberikan manfaat.
“Kalau ada hal-hal yang perlu dibicarakan, mari kita diskusikan dan cari solusi terbaik demi kemanfaatan bersama. Jangan sampai investasi yang sudah besar ini menjadi sia-sia,” tegasnya.
Baca Juga:Perkuat Mitigasi Risiko Proyek, PT Askrindo dan Dinas PUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Jalin Kerja SamaPangdam III/Siliwangi Beri Pengarahan kepada 2.211 Personel Satuan TP Tahap IV
Selain mendorong revitalisasi kawasan wisata, Asep juga menggagas penyelenggaraan kegiatan wisata olahraga melalui agenda Cipatuh Hiking Trail. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan sekaligus memperkenalkan kembali potensi alam Cipatuh kepada masyarakat luas.
“Pengembangan destinasi wisata tidak cukup hanya dengan memperbaiki infrastruktur, tetapi juga harus dibarengi penyelenggaraan berbagai event yang mampu mendatangkan wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal,” pungkasnya. (obi)
