Mesir Tuding FIFA Atur Argentina Menangkan Piala Dunia: Wasit Tak Ingin Kami Menang

Lionel Messi
Lionel Messi  Foto: Tangkapan layar X 
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Laga babak 16 besar Piala Dunia yang mempertemukan Argentina melawan Mesir berubah menjadi salah satu pertandingan paling kontroversial di turnamen.

Argentina yang sempat tertinggal 0-2 hingga 10 menit menjelang pertandingan usai, secara luar biasa mampu membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-2 melalui gol penentu Enzo Fernandez pada masa injury time.

Namun, alih-alih hanya menjadi kisah kebangkitan sang juara bertahan, pertandingan ini justru memunculkan gelombang tudingan keras dari kubu Mesir.

Baca Juga:Media Italia: Absen dari Liga Champions, AC Milan Diprediksi Rugi Rp500 Miliar Tahun DepanFiorentina Incar Bintang Muda Real Madrid: Transfer Tergantung Izin Mourinho

Pelatih Hossam Hassan bahkan secara terbuka menuduh FIFA menginginkan Lionel Messi dan Argentina tetap bertahan di Piala Dunia demi kepentingan pemasaran.

Sejak peluit awal dibunyikan, Mesir tampil mengejutkan. Bermain disiplin dengan pertahanan yang rapat, mereka berhasil membungkam lini serang Argentina yang diperkuat Lionel Messi.

Mesir membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Yasser yang membuat Argentina berada dalam tekanan besar.

Situasi semakin sulit bagi Albiceleste setelah Lionel Messi gagal mengeksekusi tendangan penalti.

Kegagalan tersebut menjadi penalti kedua yang gagal dikonversi Messi sepanjang turnamen ini.

Tidak hanya gagal dari titik putih, Argentina juga dibuat frustrasi oleh penampilan gemilang kiper Mesir, Shobeir, yang berkali-kali melakukan penyelamatan penting.

Pada babak kedua, Ziko sebenarnya dua kali membobol gawang Argentina. Gol pertamanya dianulir VAR karena dianggap terjadi pelanggaran dalam proses serangan.

Baca Juga:Argentina vs Mesir: Scaloni Minta Waspadai Salah dan MarmoushSepp Blatter Sindir FIFA: Sepak Bola Jangan Jadi Permainan Kekuasaan Politik

Namun pada kesempatan berikutnya, Ziko sukses mencetak gol yang sah dan membawa Mesir unggul 2-0.

Saat itu, Argentina tampak berada di ambang eliminasi. Banyak yang mengira perjalanan juara bertahan akan berakhir secara mengejutkan.

Namun dalam waktu sekitar 13 menit, semuanya berubah drastis.

Cristian Romero menjadi pemicu kebangkitan Argentina setelah memanfaatkan kesalahan kecil lini belakang Mesir untuk memperkecil ketertinggalan.

Gol tersebut membangkitkan semangat Argentina. Lionel Messi kemudian mengambil alih permainan sebelum Enzo Fernandez melengkapi comeback dramatis dengan gol kemenangan 3-2 pada masa tambahan waktu.

Kemenangan itu memastikan Argentina melaju ke perempat final sekaligus mempertahankan asa mempertahankan gelar juara dunia.

Pelatih Mesir Ledakkan Tudingan kepada FIFA

Usai pertandingan, pelatih Mesir Hossam Hassan melontarkan pernyataan yang langsung menjadi sorotan dunia sepak bola.

0 Komentar