RADARTASIK.ID – Bursa transfer musim panas Eropa terus menghadirkan pergerakan menarik.
Juventus harus menelan kekecewaan setelah gagal mendapatkan salah satu talenta muda paling menjanjikan di Prancis, sementara Paris Saint-Germain (PSG) resmi mengamankan tanda tangan kiper muda jebolan akademi AC Milan.
Di sisi lain, sejumlah klub Eropa juga mulai mempercepat regenerasi skuad mereka dengan merekrut pemain-pemain muda yang diproyeksikan menjadi bintang masa depan.
Baca Juga:UEFA Perang dengan FIFA: Inggris dan Prancis Kompak Minta Hukuman Kartu Pemainnya DicabutCristiano Ronaldo: Pemain Hebat yang Ditakdirkan Tak Pernah Memenangkan Piala Dunia
Juventus menjadi salah satu klub yang paling aktif memburu talenta muda. Kali ini, Bianconeri mengincar gelandang berusia 17 tahun milik OGC Nice, Xavier Junior Mandza.
Namun, upaya klub asal Turin tersebut harus kandas setelah Nice menolak tawaran yang diajukan.
Menurut laporan L’Equipe, Juventus telah mengajukan proposal senilai 3 juta euro atau sekitar Rp60 miliar (dengan kurs €1 = Rp20.000).
Meski kontrak Mandza hanya menyisakan satu tahun lagi, Nice tetap menolak melepas pemain mudanya.
Klub Ligue 1 itu justru menunjukkan kepercayaan penuh kepada Mandza dengan menjanjikan tempat di tim utama sekaligus menyiapkan kontrak baru hingga 2029.
Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa Nice ingin menjadikan sang gelandang sebagai bagian penting proyek jangka panjang mereka.
Keputusan itu juga sejalan dengan arah baru yang sedang dibangun klub, yakni memberi ruang lebih besar bagi pemain akademi untuk berkembang sehingga tidak perlu terus melakukan perombakan skuad setiap musim.
Baca Juga:AC Milan Belanja Gila-Gilaan: Bidik Van Dijk Usai Habiskan Rp2 Triliun untuk Beli Dua PemainRoberto De Zerbi Izinkan Vicario Dipinjam Juventus: Tottenham Patok Harga Rp400 Miliar
Mandza, yang memiliki nama lengkap Xavier Mandza Tsiendi, lahir di Nice pada 6 April 2009.
Ia bergabung dengan akademi OGC Nice sejak berusia enam tahun dan berkembang menjadi salah satu lulusan terbaik akademi klub tersebut.
Gelandang berkaki kiri itu dikenal memiliki visi bermain yang matang dan kemampuan mengatur tempo pertandingan. Karena kualitasnya tersebut, ia mendapat julukan sebagai “metronom” lini tengah.
Tak hanya bersinar di level klub, Mandza juga telah menjadi bagian dari Timnas Prancis U-17 dan diprediksi memiliki masa depan cerah di sepak bola Eropa.
Sementara itu, kabar lain datang dari Italia. Lazio bersiap kehilangan salah satu bek andalannya, Mario Gila, yang semakin dekat bergabung dengan AC Milan.
