Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperluas peluang kerja sama sekaligus mempromosikan berbagai potensi unggulan Kota Tasikmalaya, terutama produk UMKM, kepada pemerintah daerah lain, pelaku usaha, maupun masyarakat luas.
Keikutsertaan dalam Rakernas APEKSI diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan yang bersifat seremonial.
Berbagai gagasan, inovasi, dan rekomendasi yang diperoleh diharapkan benar-benar diterjemahkan menjadi kebijakan nyata di daerah.
Baca Juga:Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan Mengintai Kota Tasikmalaya, BPBD Soroti Kebiasaan Bakar SampahTunda Bayar Rp46,25 Miliar Lunas, APBD Kota Tasikmalaya Waspadai Defisit
Sebab, pembangunan tidak cukup dibangun lewat ruang rapat, tetapi harus dibuktikan melalui hasil yang dirasakan langsung oleh masyarakat. (rls/rezza rizaldi)
