TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Aksi rombongan pemuda yang diduga anggota geng motor kembali membuat resah warga Kota Tasikmalaya.
Kali ini, aksi tersebut terjadi di kawasan Kecamatan Kawalu pada Sabtu dini hari (15/8/2026).
Rombongan yang diperkirakan berjumlah enam sepeda motor itu disebut waega sempat melintas sambil mengacung-acungkan senjata tajam (sajam) jenis golok.
Aksi yang dinilai meresahkan tersebut kemudian memicu warga melakukan pengejaran.
Baca Juga:Ketika Mobil Patroli Polisi di Tasikmalaya Disulap Jadi Kendaraan Khusus Pengangkut Air BersihKemarau Bikin Sumur Mengering, Rumah Kasat Samapta Polres Tasikmalaya Kota Jadi Sumur Harapan Warga
Informasi yang dihimpun di lapangan, pengejaran berlangsung dari kawasan Sambong mengarah ke Kawalu.
Dari sekitar enam sepeda motor, lima di antaranya disebut berhasil melarikan diri.
Sementara satu sepeda motor yang ditumpangi dua orang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya sekitar belokan Sengkol, Kawalu.
Sepeda motor tersebut diduga hilang kendali hingga menghantam tembok dengan cukup keras.
Akibat kejadian itu, kabarnya satu orang meninggal dunia setelah mengalami luka berat pada bagian kepala.
Sedangkan satu orang lainnya mengalami patah kaki dan langsung diamankan.
Warga setempat, Jatnika (32), membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Betul, memang ada kejadian itu,” kata Jatnika.
Menurut informasi yang beredar di lapangan, kedua orang yang berboncengan tersebut disebut berasal dari wilayah Singaparna-Padakembang.
Petugas kepolisian bersama armada ambulans kemudian berada di lokasi untuk mengamankan situasi sekaligus melakukan evakuasi korban.
Baca Juga:Jelang HUT RI, Penjualan Bendera di Kota Tasikmalaya MenurunEdukasi Remaja di Cibeuti, KKN Umtas Soroti Bullying hingga Keamanan Digital
Aksi tersebut kembali menyisakan persoalan klasik di jalanan: ketika malam yang semestinya menjadi waktu warga beristirahat justru berubah menjadi arena adu nyali.
Bedanya, kali ini bukan sekadar membuat warga waswas, tetapi berujung maut.
Hingga berita ini tayang, pihak kepolisian telah memeriksa TKP dan sedang melakukan penyelidikan.
Identitas korban, serta apakah rombongan tersebut benar merupakan anggota geng motor dan terkait aksi membawa senjata tajam sebagaimana informasi warga masih diselidiki polisi. (rezza rizaldi)
