Juara Taekwondo Internasional Belum Dilirik Pemkot Tasikmalaya

juara taekwondo internasional asal Kota Tasikmalaya
Juara Takwondo internasional asal Kota Tasikmalaya, Syaquila Faeyaza Arizoya, bersama Azad Textile dan keluarganya. istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Prestasi gemilang yang ditorehkan atlet taekwondo cilik asal Kota Tasikmalaya, Syaquila Faeyaza Arizoya, di level internasional belum berbanding lurus dengan perhatian dari pemerintah daerah.

Hingga kini, juara internasional berusia delapan tahun itu belum menerima penghargaan maupun ucapan resmi dari Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Di saat apresiasi dari pemerintah belum terlihat, kalangan pengusaha justru lebih dahulu turun tangan.

Baca Juga:Rakernas APEKSI Bahas PAD dan KPBU, Pemkot Tasikmalaya Berburu Solusi PembangunanAncaman Kebakaran Hutan dan Lahan Mengintai Kota Tasikmalaya, BPBD Soroti Kebiasaan Bakar Sampah

Salah satunya Azad Textile Tasikmalaya yang memberikan kadeudeuh dan bantuan sebagai bentuk penghargaan atas prestasi Syaquila yang berhasil mengharumkan nama Kota Tasikmalaya di kancah internasional.

Syaquila sebelumnya sukses meraih medali emas pada Kejuaraan Taekwondo Internasional yang digelar di Yogyakarta, 21 Juni 2025.

Kompetisi bergengsi tersebut diikuti atlet terbaik dari 22 provinsi di Indonesia serta empat negara, yakni Australia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.

Orang tua Syaquila, Eka Ari Ramdani, mengaku bersyukur putrinya terus mendapatkan dukungan dari masyarakat dan pelaku usaha.

Menurutnya, perhatian tersebut menjadi suntikan motivasi agar Syaquila terus berlatih dan meningkatkan prestasi.

“Alhamdulillah, anak saya kembali mendapat apresiasi dari para pengusaha. Kali ini dari pemilik Azad Textile Tasikmalaya. Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan,” ujarnya, Jumat (3/7/2026).

Meski demikian, Eka mengaku hingga kini belum ada bentuk penghargaan ataupun ucapan selamat dari Pemerintah Kota Tasikmalaya sejak putrinya menyabet gelar juara internasional.

Baca Juga:Tunda Bayar Rp46,25 Miliar Lunas, APBD Kota Tasikmalaya Waspadai DefisitDana Talang Rp6,85 Miliar Macet di Bank Plat Merah Tasikmalaya, Nasabah Prioritas Ancam Tempuh Jalur Hukum

“Saya kurang tahu apa alasannya. Sampai sekarang belum ada penghargaan ataupun sekadar ucapan selamat dari pemerintah daerah. Namun kami tidak mempermasalahkan hal itu, karena dukungan masyarakat dan para pengusaha sudah sangat berarti bagi kami,” katanya.

Kondisi tersebut menjadi ironi. Di saat prestasi anak daerah berhasil menembus panggung internasional, perhatian resmi justru belum kunjung datang.

Sebaliknya, sektor swasta menunjukkan bahwa penghargaan kepada atlet muda tidak selalu harus menunggu seremoni birokrasi.

Pemilik Azad Textile Tasikmalaya, H. Irvan Servia, menilai prestasi Syaquila merupakan kebanggaan bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya.

Karena itu, atlet yang mampu membawa nama daerah hingga level internasional sudah semestinya mendapat dukungan agar terus berkembang.

0 Komentar