RADARTASIK.ID – Juventus terus bergerak aktif di bursa transfer musim panas 2026.
Salah satu prioritas utama Bianconeri adalah mencari penjaga gawang baru sebagai antisipasi apabila Michele Di Gregorio hengkang sebelum musim baru dimulai.
Nama yang kini berada di posisi terdepan dalam daftar incaran adalah kiper tim nasional Argentina, Emiliano “Dibu” Martinez, yang saat ini masih terikat kontrak dengan Aston Villa.
Baca Juga:Como Bidik Lulusan Akademi AC Milan untuk Gantikan Nico PazReal Madrid Lelang Nico Paz: Trio Inggris Ancam Kubur Impian Inter Milan
Menurut laporan dari Italia, negosiasi antara Juventus dan kubu Martinez berjalan sangat positif. Bahkan, kedua belah pihak dikabarkan hampir mencapai kesepakatan mengenai kontrak pribadi.
Langkah Juventus kali ini dipimpin CEO baru Giovanni Carnevali bersama legenda klub Giorgio Chiellini, Direktur Olahraga Marco Ottolini, serta François Modesto.
Mereka melanjutkan sejumlah target transfer yang sebelumnya telah dipersiapkan oleh manajemen lama.
Keinginan Juventus untuk memboyong Martinez mendapat respons positif dari sang pemain.
Penjaga gawang yang menjadi pahlawan Argentina saat menjuarai Piala Dunia 2022 itu bahkan dikabarkan rela menerima pemotongan gaji demi mewujudkan kepindahannya ke Turin.
Saat ini Martinez menerima gaji bersih sekitar 9 juta euro per musim, atau setara Rp180 miliar.
Namun demi mengenakan seragam hitam-putih Juventus, ia bersedia menerima tawaran sekitar 5 hingga 5,5 juta euro per musim, atau sekitar Rp100 miliar hingga Rp110 miliar.
Baca Juga:AC Milan Tawar Goncalo Ramos Rp1,2 Triliun, Ruben Amorim Siap Pakai Formasi AndalanRaimondo Bantah AC Milan Ikuti Model Liverpool: Yang Satu Direncanakan, Satunya Lagi Dadakan
Kesepakatan tersebut dinilai cukup realistis mengingat struktur gaji Juventus saat ini jauh lebih ketat dibandingkan beberapa musim sebelumnya.
Faktor lain yang mempermudah negosiasi adalah hubungan baik antara CEO Juventus Giovanni Carnevali dengan Universal Twenty Two, agen yang menaungi Emiliano Martinez.
Perusahaan tersebut juga mengelola karier kiper AS Roma, Mile Svilar.
Meski kontrak pribadi hampir rampung, Juventus masih menghadapi hambatan besar dalam bernegosiasi dengan Aston Villa.
Klub Premier League itu meminta biaya transfer tetap lebih dari 10 juta euro, atau sedikitnya Rp200 miliar, ditambah berbagai bonus berdasarkan performa pemain.
Nilai tersebut dianggap terlalu tinggi oleh Juventus.
Manajemen Bianconeri menilai investasi sebesar itu kurang ideal untuk seorang penjaga gawang yang akan berusia 34 tahun pada awal September.
