RADARTASIK.ID – Pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, mengirimkan pesan tegas mengenai arah baru Rossoneri saat mengumumkan penunjukan Massimo Calvelli sebagai Chief Executive Officer (CEO) yang baru menggantikan Giorgio Furlani.
Di balik ucapan selamat tersebut, terselip kalimat yang dinilai sebagai sindiran halus kepada mantan pelatih Massimiliano Allegri, yang diberhentikan pada 25 Mei lalu bersamaan dengan Direktur Olahraga Igli Tare dan Direktur Teknik Geoffrey Moncada.
Cardinale menegaskan bahwa era baru AC Milan harus dibangun dengan mentalitas menyerang dan berorientasi pada kemenangan, bukan sekadar bermain aman agar tidak kalah.
Baca Juga:Como Bidik Lulusan Akademi AC Milan untuk Gantikan Nico PazReal Madrid Lelang Nico Paz: Trio Inggris Ancam Kubur Impian Inter Milan
“Kami memiliki mandat yang jelas. Kami ingin bermain untuk menang, bukan bermain agar tidak kalah, dalam semua aspek AC Milan, terutama di atas lapangan,” ujar Cardinale melalui pernyataan resmi klub.
Menurutnya, kehadiran Massimo Calvelli secara penuh di dalam organisasi akan menjadi faktor penting untuk mengembalikan budaya kemenangan yang selama ini menjadi identitas AC Milan.
“Mulai hari ini seluruh organisasi klub akan mendapatkan manfaat dari kehadirannya secara penuh, tekadnya, serta rasa urgensi yang akan ia bawa untuk mengembalikan budaya kemenangan dan hasil positif di AC Milan,” lanjut Cardinale.
Pernyataan tersebut langsung memunculkan berbagai tafsir di Italia.
Banyak pihak menilai kalimat “bermain untuk menang, bukan untuk menghindari kekalahan” merupakan kritik terbuka terhadap pendekatan taktik Allegri yang selama ini kerap dianggap terlalu pragmatis dan defensif.
Sebagai pengganti Allegri, Cardinale telah menunjuk pelatih asal Portugal, Ruben Amorim, yang dikenal memiliki filosofi permainan menyerang, intensitas tinggi, serta keberanian menekan lawan sejak lini depan.
Komentar Cardinale juga memperkuat dugaan bahwa perpisahan AC Milan dengan Allegri tidak berlangsung secara harmonis.
Hingga kini kedua belah pihak disebut masih belum mencapai kesepakatan mengenai penyelesaian kontrak maupun nilai kompensasi yang harus dibayarkan klub kepada pelatih asal Livorno tersebut beserta stafnya.
Baca Juga:AC Milan Tawar Goncalo Ramos Rp1,2 Triliun, Ruben Amorim Siap Pakai Formasi AndalanRaimondo Bantah AC Milan Ikuti Model Liverpool: Yang Satu Direncanakan, Satunya Lagi Dadakan
Media Italia melaporkan bahwa kubu Allegri masih meminta pesangon sekitar 5 juta euro, atau sekitar Rp100 miliar dengan kurs Rp20.000 per euro.
Sementara itu, tawaran awal AC Milan hanya berada di angka 500 ribu euro, atau sekitar Rp10 miliar.
