Meski demikian, secara performa, hubungan antara Zaniolo dan Udinese sebenarnya berjalan sangat baik.
Pemain yang akan berusia 27 tahun pada 2 Juli itu berhasil mencatatkan enam gol dan enam assist sepanjang musim lalu. Ia juga menjadi salah satu pemain kunci yang membantu tim tampil kompetitif di Serie A.
Karena itu, Udinese masih berusaha mencari jalan tengah agar kerja sama dapat berlanjut.
Baca Juga:Mourinho: Barcelona Klub Terbesar di Dunia, Tepat di Belakang Real MadridPiala Dunia 2026: Messi Top Skor, Qatar Angkat Koper
Namun jika negosiasi benar-benar menemui jalan buntu, klub diperkirakan siap menjual Zaniolo pada bursa transfer musim panas ini.
Udinese disebut akan meminta minimal 15 juta euro atau sekitar Rp300 miliar untuk melepas sang pemain.
Nilai tersebut dianggap masuk akal mengingat Galatasaray masih memiliki hak atas 50 persen keuntungan dari penjualan berikutnya.
Situasi ini langsung menarik perhatian sejumlah klub besar Italia. Juventus, AC Milan, dan Lazio disebut sebagai tiga klub yang terus memantau perkembangan negosiasi antara Zaniolo dan Udinese.
Menariknya, beberapa penampilan terbaik Zaniolo musim lalu justru lahir saat menghadapi klub-klub tersebut.
Kemampuan membawa bola, visi permainan, serta naluri mencetak gol membuatnya kembali dianggap layak mendapatkan kesempatan di level yang lebih tinggi.
Bagi Zaniolo, kepindahan ke Juventus atau AC Milan juga akan menghadirkan cerita tersendiri.
Baca Juga:Giancarlo Marocchi: Saya Tidak Mau Melihat Nico Paz Dimainkan Sebagai Mezzala di Inter Milan Klopp Tak Punya Jagoan Pemenang Piala Dunia 2026: Keberuntungan Kalahkan Kualitas Pemain
Pasalnya, kedua klub tersebut merupakan rival dari dua tim yang selama ini memiliki ikatan emosional dengannya, yakni Inter Milan dan AS Roma.
Dengan usia yang masih berada di masa puncak karier dan performa yang mulai kembali stabil setelah beberapa musim sulit akibat cedera, Zaniolo kini menjadi salah satu nama yang paling menarik untuk diikuti pada bursa transfer Serie A musim panas ini.
Jika kesepakatan gaji dengan Udinese tidak tercapai dalam waktu dekat, bukan tidak mungkin Juventus atau AC Milan akan memanfaatkan situasi tersebut untuk mendapatkan salah satu talenta Italia paling berbakat dalam satu dekade terakhir.
