RADARTASIK.ID – Masa depan Nico Paz kembali menjadi perbincangan hangat di Italia.
Gelandang serang muda milik Real Madrid yang tampil impresif bersama Como musim lalu itu terus dikaitkan dengan Inter Milan, meski klub asal Spanyol tersebut masih memiliki kendali besar atas nasib sang pemain.
Dalam beberapa bulan terakhir, nama Nico Paz menjadi salah satu target yang paling sering disebut dalam rencana regenerasi skuad Inter.
Baca Juga:Atalanta Pabrik Pemain Paling Sukses di Italia: Raup Keuntungan Rp1,96 Triliun dari Jual Dua Pemain Atletico Madrid Ganggu Rencana Inter Milan Datangkan Oumar Solet
Nerazzurri memang tengah berupaya membangun tim yang lebih muda di bawah proyek baru setelah kehilangan sejumlah target transfer, termasuk Marco Palestra yang akhirnya memilih bergabung dengan Chelsea.
Kini, Inter tidak hanya fokus mencari pengganti Denzel Dumfries dan memperkuat lini belakang melalui perburuan Oumar Solet dari Udinese, tetapi juga terus memantau peluang mendatangkan Nico Paz.
Namun mantan pemain dan pengamat sepak bola Italia, Giancarlo Marocchi, memberikan peringatan kepada Inter mengenai cara memanfaatkan talenta pemain asal Argentina tersebut.
Menurut Marocchi, Nico Paz seharusnya tidak dimainkan sebagai mezzala atau gelandang tengah yang bertugas membantu kedua sisi lapangan.
“Saya tidak ingin melihat Nico Paz dimainkan sebagai mezzala. Saya akan memainkannya sebagai trequartista atau gelandang serang murni,” ujar Marocchi saat menjadi narasumber di Sky Sport.
Marocchi menilai kualitas terbaik Nico Paz justru muncul ketika ia bermain dekat dengan penyerang dan memiliki kebebasan untuk menciptakan peluang.
Meski demikian, mantan gelandang Bologna itu mengakui bahwa penempatan Nico Paz sebagai gelandang serang akan memunculkan tantangan baru bagi keseimbangan permainan Inter.
Baca Juga:Inter Bidik Dua Pemain Sayap untuk Gantikan Dumfries: Satu dari Juventus, Satu Lagi dari Fiorentina Cardinale Ubah AC Milan Jadi Liverpool Versi Italia, Jurnalis Italia: Terlambat Sebulan!
“Jika memang dimainkan di posisi itu, kita harus melihat apakah Hakan Calhanoglu dan Nicolò Barella mampu membentuk duet gelandang bertahan di belakangnya,” lanjut Marocchi.
Menurutnya, keseimbangan tim akan menjadi faktor yang sangat penting apabila Inter benar-benar merekrut pemain berusia 21 tahun tersebut.
Marocchi bahkan menambahkan bahwa kehadiran Nico Paz berpotensi membuat Inter memiliki lini serang yang sangat kuat, tetapi sekaligus menuntut kerja ekstra dari para pemain lain untuk menjaga keseimbangan tim.
“Jika Anda memiliki lini depan sekuat itu, Anda hanya bisa berharap lawan akan lebih sedikit menyerang,” katanya.
