CIAMIS, RADARTASIK.ID – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis bersama sejumlah lembaga dan pemangku kepentingan menyalurkan santunan kepada 3.962 anak yatim dan penyandang disabilitas dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 H/2026 M. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Ciamis, Kamis (25/6/2026).
Program tersebut digelar dalam momentum 10 Muharram yang dikenal sebagai waktu istimewa untuk memperbanyak sedekah dan kepedulian terhadap anak yatim.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Ciamis Asep Lukman Hakim melalui Kepala Seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kabupaten Ciamis, H Wahidin MPdI, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dan lembaga sosial dalam memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan.
Baca Juga:Gelorakan Olahraga Tradisional, Disparpora Bangkitkan Minat Generasi Muda Kabupaten TasikmalayaKuatkan Struktur Hingga Akar Rumput, PAN Kabupaten Tasikmalaya Targetkan Melesat di 2029
“Anak-anak yatim dan penyandang disabilitas harus merasakan kebahagiaan pada Muharram ini. Sehingga mereka tidak sendiri, karena ada yang memperhatikan mulai masyarakat, pemerintah, dan berbagai lembaga yang peduli terhadap masa depan mereka,” katanya kepada Radar, Kamis (25/6/2026).
Wahidin menjelaskan, bantuan yang disalurkan merupakan hasil sinergi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf dari berbagai pihak, di antaranya Kemenag Ciamis, BAZNAS Kabupaten Ciamis, UPZ Kemenag Ciamis, LAZ Hidayah Berbagi Indonesia Ciamis, kepala KUA se-Kabupaten Ciamis, kepala madrasah negeri tingkat MI hingga MA, perbankan, serta DMI Ciamis.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako dan santunan uang tunai yang bersumber dari zakat, infak, sedekah, serta dukungan berbagai mitra dan lembaga sosial.
Penerima manfaat terdiri atas 2.650 anak yatim dan penyandang disabilitas dari program Pemerintah Kabupaten Ciamis. Selain itu, Kemenag Ciamis menyalurkan bantuan kepada 259 penerima yang terdiri dari 239 anak yatim dan 20 penyandang disabilitas.
Sementara melalui madrasah di tingkat kecamatan, bantuan diberikan kepada 1.053 penerima yang terdiri dari 1.033 anak yatim dan 20 penyandang disabilitas.
“Terkumpul 3.962 orang yang menerima bantuan santunan, pendidikan, beasiswa, dan bantuan pelatihan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas,” ujarnya.
Mengusung tema Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak Untuk Negeri, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas untuk menampilkan potensi dan karya mereka.
