Mourinho: Barcelona Klub Terbesar di Dunia, Tepat di Belakang Real Madrid

Jose Mourinho
Jose Mourinho Foto: Tangkapan layar Instagram@josemourinho
0 Komentar

“Di Barcelona saya menjalani tahun-tahun yang luar biasa bersama keluarga. Putri saya datang ke sana saat baru berusia satu bulan. Anak laki-laki saya bahkan lahir di Barcelona. Saya, istri, dan anak-anak menghabiskan empat tahun yang indah di kota itu,” ungkap Mourinho.

Karena alasan itulah, ia menegaskan tidak pernah memiliki kebencian terhadap Barcelona meski sering berhadapan sebagai lawan.

“Setelah itu ada sepak bola. Saya menghadapi Barcelona berkali-kali, pertama bersama Chelsea, kemudian Inter Milan, dan akhirnya Real Madrid. Takdir sering mempertemukan saya dengan mereka sebagai lawan, tetapi saya tidak memiliki perasaan negatif terhadap Barcelona,” ujarnya.

Baca Juga:Atalanta Pabrik Pemain Paling Sukses di Italia: Raup Keuntungan Rp1,96 Triliun dari Jual Dua Pemain Atletico Madrid Ganggu Rencana Inter Milan Datangkan Oumar Solet

Menurut Mourinho, menghadapi Barcelona justru menjadi motivasi tersendiri karena ia selalu ingin mengukur kemampuannya melawan tim terbaik.

“Dalam sepak bola, Anda ingin menghadapi yang terbaik. Mereka yang terbaik akan memaksa Anda berkembang menjadi lebih baik lagi,” tambahnya.

Mourinho juga mengenang atmosfer El Clasico pada era keemasan persaingan Real Madrid dan Barcelona, ketika Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi berada di puncak performa mereka.

Bagi Mourinho, pertandingan tersebut jauh lebih besar daripada sekadar laga sepak bola biasa.

“Saya sangat menyukai pertandingan-pertandingan itu. Saya tidak menontonnya, saya menjalaninya sebagai protagonis. Dan saya sangat menikmatinya,” kata Mourinho.

Menurutnya, El Clasico pada masa itu memiliki daya tarik global yang sulit ditandingi pertandingan lain.

“Hingga sekarang saya masih sering bertemu orang-orang yang mengatakan bahwa dunia seperti berhenti saat El Clasico dimainkan. Dan memang benar. Bukan hanya Madrid, Barcelona, atau Spanyol yang berhenti. Seluruh dunia menunggu pertandingan itu,” ungkapnya.

Baca Juga:Inter Bidik Dua Pemain Sayap untuk Gantikan Dumfries: Satu dari Juventus, Satu Lagi dari Fiorentina Cardinale Ubah AC Milan Jadi Liverpool Versi Italia, Jurnalis Italia: Terlambat Sebulan!

Mourinho menilai popularitas El Clasico saat ini tidak lagi sebesar satu dekade lalu karena tidak lagi diperkuat dua ikon terbesar sepak bola modern.

“Ketika itu ada Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, dua pemain terbaik di planet ini. Mereka membuat pertandingan menjadi sesuatu yang luar biasa,” katanya.

Dalam wawancara tersebut, Mourinho juga memberikan penilaiannya mengenai posisi Real Madrid dan Barcelona dalam sejarah sepak bola dunia.

Seperti biasa, pernyataannya dipastikan akan memicu perdebatan panjang di kalangan suporter kedua klub.

0 Komentar