Bucchioni mengungkapkan bahwa kedua petinggi klub bahkan sempat bertemu di Madrid sekitar sepuluh hari lalu.
Ketertarikan Inter terhadap Nico Paz sebenarnya bukan hal baru. Musim panas tahun lalu, Nerazzurri juga sempat mempertimbangkan pemain Argentina itu ketika upaya mereka mendatangkan Ademola Lookman dari Atalanta menemui jalan buntu.
Kini Inter kembali lagi mencoba peruntungannya.
Pelatih Cristian Chivu membutuhkan pemain kreatif yang mampu melewati lawan dalam situasi satu lawan satu, menghadirkan imajinasi, serta memberikan ketidakpastian bagi pertahanan lawan.
Profil tersebut dianggap sangat cocok dengan karakter permainan Nico Paz.
Baca Juga:Francisco Conceicao: Pemain Portugal Tak Wajib Oper Bola ke RonaldoPelatih Kiper AC Milan Ucapkan Selamat Tinggal, Agen Mike Maignan Sibuk Cari Klub Baru
Bahkan saat berada di Madrid, Marotta juga sempat meminta informasi kepada Florentino Perez mengenai Franco Mastantuono, talenta muda Argentina lain yang minim kesempatan bermain di Real Madrid.
Namun meledaknya kasus Nico Paz membuat fokus Inter kini sepenuhnya tertuju kepada pemain Como tersebut.
Meski peluang transfer terbuka, masalah terbesar tetap soal dana.
Real Madrid disebut mematok harga 60 juta euro atau sekitar Rp1,2 triliun untuk melepas Nico Paz secara permanen.
Angka tersebut sangat besar, bahkan bagi Como yang memiliki pemilik kaya raya dan klub harus mempertimbangkan aturan Financial Fair Play karena akan tampil di Liga Champions musim depan.
Sementara itu, pemilik Inter, Oaktree Capital, hanya memberikan anggaran belanja sekitar 50 juta euro atau setara Rp1 triliun kepada Marotta untuk musim panas ini.
Sebagian besar dana tersebut bahkan sudah dialokasikan untuk beberapa target lain seperti Curtis Jones dari Liverpool, Evan Ndicka dari Roma, dan Oumar Solet dari Udinese.
Untuk membiayai transfer Nico Paz, Inter kemungkinan harus menjual sejumlah pemain penting.
Baca Juga:AC Milan Mirip Klub Ingris, Amorim Jadi Pelatih Sekaligus Direktur TeknikSiapa Domenico Teti? Calon Direktur Baru AC Milan Pilihan Cardinale
Davide Frattesi yang dihargai sekitar 30 juta euro (Rp600 miliar) masuk daftar pemain yang bisa dilepas. Selain itu, Denzel Dumfries juga telah menghasilkan pemasukan sekitar 20 juta euro (Rp400 miliar).
Namun itu mungkin masih belum cukup.
Menurut Bucchioni, jika Oaktree tidak memberikan tambahan dana, Inter bisa mempertimbangkan menjual Alessandro Bastoni.
Bek tim nasional Italia itu memiliki nilai pasar sekitar 70 juta euro atau Rp1,4 triliun dan merupakan salah satu pemain yang sangat disukai Real Madrid.
