RADARTASIK.ID – Timnas Portugal berada dalam tekanan setelah gagal meraih kemenangan pada laga perdana Grup K Piala Dunia 2026.
Ditahan imbang 1-1 oleh RD Kongo, Selecao das Quinas kini wajib bangkit saat menghadapi Uzbekistan jika ingin menjaga peluang lolos ke babak 32 besar tanpa bergantung pada hasil tim lain.
Meski situasi belum mengkhawatirkan, hasil imbang tersebut memunculkan berbagai kritik terhadap performa Portugal, terutama di lini depan.
Baca Juga:Pelatih Kiper AC Milan Ucapkan Selamat Tinggal, Agen Mike Maignan Sibuk Cari Klub Baru AC Milan Mirip Klub Ingris, Amorim Jadi Pelatih Sekaligus Direktur Teknik
Tim asuhan Roberto Martinez hanya mampu melepaskan tujuh tembakan sepanjang pertandingan melawan RD Kongo, jumlah terendah yang pernah dicatat Portugal dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia.
Dengan format baru yang diikuti 48 negara, peluang Portugal sebenarnya masih sangat terbuka. Selain juara dan runner-up grup, delapan tim peringkat ketiga terbaik juga berhak melaju ke fase gugur.
Saat ini Portugal berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup K. Karena itu, kemenangan atas Uzbekistan menjadi target mutlak bagi Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya.
Menjelang pertandingan krusial tersebut, penyerang Juventus Francisco Conceicao tampil dalam konferensi pers dan mengirim pesan tegas kepada seluruh skuad Portugal.
“Kami harus bermain dengan semangat juang tinggi. Kami wajib menang,” kata Conceicao dari pemusatan latihan Portugal di Palm Beach.
Menurut pemain berusia 23 tahun itu, Uzbekistan diperkirakan akan tampil sangat defensif dengan mengandalkan lima pemain di lini belakang.
“Mereka bertahan sangat dalam dengan garis pertahanan lima pemain. Tugas kami adalah menciptakan peluang, masuk ke kotak penalti, dan melepaskan tembakan ke gawang,” lanjutnya.
Baca Juga:Siapa Domenico Teti? Calon Direktur Baru AC Milan Pilihan CardinaleTrevisani Minta AC Milan Manjakan Ruben Amorim: Tak Ada Pelatih yang Sukses di Klub yang Berantakan
Conceicao menegaskan bahwa seluruh pemain harus fokus membantu tim, bukan memikirkan kepentingan pribadi.
“Saya tidak peduli berapa lama saya bermain. Saya berada di sini untuk membantu tim nasional. Kami ingin melangkah sejauh mungkin di turnamen ini. Kami memiliki kualitas untuk melakukannya, tetapi kami harus membuktikannya di lapangan,” tegasnya.
Salah satu pernyataan paling menarik dari Conceicao adalah ketika ia berbicara mengenai Cristiano Ronaldo.
Sejak bertahun-tahun lalu, Portugal sering dianggap terlalu bergantung pada sang kapten. Hampir setiap serangan diarahkan untuk menciptakan peluang bagi Ronaldo.
