“Tim juga memberikan reward bagi siswa yang menghabiskan buah dan sayur setelah pelaksanaan edukasi dan praktik konsumsi sayur dan buah, tim melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi untuk melihat perubahan pengetahuan, motivasi, minat serta penerimaan siswa terhadap sayur dan buah melalui pre-test dan post-test,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat sambutan antusias dari para siswa. Selain menerima materi edukasi, mereka juga mengikuti berbagai permainan serta mendapatkan hadiah. Tim PBM juga menjawab sejumlah pertanyaan siswa terkait jajanan yang biasa dikonsumsi di sekolah.
“Tentunya boleh makan jajanan di sekolah, seperti seblak. Akan tetapi dicampur sayuran dan jangan terlalu pedas serta tidak boleh banyak micin,” katanya.
Baca Juga:Gelorakan Olahraga Tradisional, Disparpora Bangkitkan Minat Generasi Muda Kabupaten TasikmalayaKuatkan Struktur Hingga Akar Rumput, PAN Kabupaten Tasikmalaya Targetkan Melesat di 2029
Melalui program ini, Tim PBM berharap siswa SDN Cilolohan semakin memahami pentingnya konsumsi sayur dan buah sebagai bagian dari pola hidup sehat sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat dan memiliki daya tahan tubuh yang baik. (riz)
