Unsil Dorong Teknologi Pengolahan Sampah Rumah Tangga untuk Kurangi Beban ke TPA Ciangir

TPA Ciangir kota tasikmalaya
Tim dari Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dalam Penerapan Teknologi Inovatif Pengolahan Sampah Rumah Tangga untuk Mengurangi Beban TPA Ciangir di Kampus Mugarsari Fakultas Pertanian Unsil, Sabtu, (20/6/2026). (IST)
0 Komentar

Melalui praktik tersebut, peserta memperoleh pengalaman mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos yang bernilai guna. Teknologi yang diperkenalkan diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA Ciangir.

Untuk mengukur efektivitas kegiatan, tim pelaksana juga menggelar pre-test dan post-test guna mengetahui peningkatan pemahaman peserta, serta survei kepuasan sebagai bahan evaluasi program.

Tim pelaksana berharap kegiatan ini menjadi langkah awal membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya. Dengan meningkatnya kemampuan warga mengolah sampah organik secara mandiri, diharapkan volume sampah yang masuk ke TPA Ciangir dapat berkurang sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kota Tasikmalaya.

Baca Juga:Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Edukasi Kesehatan Reproduksi Cegah Kejahatan Seksual di SekolahHonor Tim Rp 552 Juta, Defisit Tembus Rp200 Miliar!

Kegiatan PkM tersebut dilaksanakan oleh tim dosen Fakultas Pertanian Unsil yang terdiri atas Prof Dr H Rudi Priyadi Ir MS, Prof Dr Hj Rina Nuryati Ir MP, Prof Dr Hj Ida Hodiyah Ir MP, Ade Hilman Juhaeni SP MP, Aslikh Lana Dina SSi MBiotech, Alin Robiah Al Adawiah SP MAgr, Yudhi Arie Priyanto SP MSi, dan Ika Purnama Sari SSi MSc. Pelaksanaan kegiatan juga didukung mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi, yakni Jusan Zaki Alfath, Boy Kresna Hendratiar, dan Kurniawan, yang mendampingi praktik pengolahan sampah rumah tangga di lapangan.

Kolaborasi dosen, mahasiswa, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong penerapan pengelolaan sampah rumah tangga secara berkelanjutan sehingga lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, dan produktif. (Asep Rizal)

(riz)

0 Komentar