Trevisani Minta AC Milan Manjakan Ruben Amorim: Tak Ada Pelatih yang Sukses di Klub yang Berantakan

Ruben Amorim
Ruben Amorim  Foto: Tangkapan layar Instagram@rubenamorimu 
0 Komentar

Saat ini AC Milan masih menghadapi sejumlah ketidakpastian dalam struktur manajemen. Klub bahkan sempat dikritik karena lambat dalam menentukan posisi-posisi penting di jajaran direksi.

Trevisani menilai kondisi seperti itu bisa menjadi hambatan besar bagi seorang pelatih yang sedang membangun proyek baru.

“Amorim bisa saja sukses di Milan, tetapi pertanyaan utamanya adalah siapa yang akan mendukungnya. Karena di dalam klub yang berantakan dan tidak terorganisasi dengan baik, tidak ada pelatih yang bisa bekerja dengan maksimal,” tegasnya.

Baca Juga:Tekel Brutal Messi Tak Kena Kartu Merah, Aljazair Ajukan Banding ke FIFA Ruben Amorim Mulai Bersih-bersih di AC Milan, Santiago Gimenez dan Loftus-Cheek Masuk Daftar Jual

Pernyataan itu seolah menjadi peringatan bagi pemilik klub Gerry Cardinale dan manajemen Rossoneri agar tidak mengulangi kesalahan yang pernah terjadi dalam beberapa musim terakhir.

Trevisani bahkan menyebut Amorim sebagai pelatih yang lebih dari sekadar bagus.

Menurutnya, mantan pelatih Sporting Lisbon itu telah menunjukkan kualitas luar biasa melalui filosofi permainan modern yang berbeda jauh dibandingkan gaya yang ditampilkan Milan musim lalu.

Karena itu, ia meminta klub memberikan kepercayaan penuh kepada Amorim tanpa terlalu banyak tekanan atau intervensi.

“Amorim bukan hanya pelatih yang bagus. Dia telah membuktikan banyak hal di Sporting Lisbon dan memiliki ide sepak bola yang berbeda dari apa yang dilihat Milan musim lalu,” katanya.

“Dia adalah sosok yang harus dilindungi, dimanjakan, dan diberi kesempatan untuk bekerja dengan tenang,” pintanya.

Trevisani juga menyoroti pentingnya memahami latar belakang Amorim yang berasal dari budaya sepak bola berbeda.

Baca Juga:Ronaldinho Kembali Bermain dan Bergabung dengan Klub Serie C Italia Ronaldo Diboikot? Ruang Ganti Portugal Terjadi Perang Saudara

Menurutnya, pelatih Portugal itu membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru dan menerapkan seluruh idenya di Milan.

Kehadiran Ruben Amorim memang membawa harapan baru bagi para pendukung AC Milan setelah musim yang penuh kekecewaan.

Namun, seperti yang diingatkan Trevisani, keberhasilan proyek ini tidak hanya bergantung pada kemampuan pelatih di pinggir lapangan.

Dukungan manajemen, stabilitas internal, serta kesabaran dalam menjalankan proyek jangka panjang akan menjadi faktor yang sama pentingnya.

Jika Milan mampu menciptakan lingkungan yang kondusif, Amorim berpotensi menjadi sosok yang mengembalikan kejayaan Rossoneri.

Namun jika kekacauan manajemen terus berlanjut, pelatih yang sukses sekalipun bisa mengalami nasib yang sama seperti banyak pendahulunya.

0 Komentar