Tekel Brutal Messi Tak Kena Kartu Merah, Aljazair Ajukan Banding ke FIFA 

Lionel Messi
Lionel Messi  Foto: Tangkapan layar Instagram@fifaworldcup 
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Kemenangan meyakinkan Argentina atas Aljazair di Piala Dunia 2026 ternyata menyisakan kontroversi besar.

Federasi Sepak Bola Aljazair (FAF) dilaporkan telah mengajukan banding resmi kepada FIFA terkait sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan tim mereka dalam laga Grup J tersebut.

Aljazair menilai ada dua insiden penting yang seharusnya mendapat perhatian lebih serius dari wasit maupun Video Assistant Referee (VAR).

Baca Juga:Ruben Amorim Mulai Bersih-bersih di AC Milan, Santiago Gimenez dan Loftus-Cheek Masuk Daftar JualRonaldinho Kembali Bermain dan Bergabung dengan Klub Serie C Italia 

Yang paling disorot adalah pelanggaran yang melibatkan kapten Argentina, Lionel Messi.

Dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Albiceleste itu, Messi membuka keunggulan Argentina pada menit ke-17.

Namun, sekitar 14 menit kemudian, tepatnya pada menit ke-31, sang megabintang terlibat insiden yang kini menjadi bahan perdebatan di dunia sepak bola.

Menurut laporan sejumlah media Aljazair, termasuk harian olahraga ternama Compétition, Messi dianggap melakukan tekel keras terhadap bek Aljazair, Aissa Mandi.

Dalam tayangan ulang yang beredar luas di media sosial, pemain Inter Miami tersebut terlihat mengenai bagian betis Mandi dengan sol sepatunya saat berebut bola.

Yang membuat kontroversi semakin besar adalah keputusan wasit asal Polandia, Szymon Marciniak, yang tidak memberikan kartu merah maupun kartu kuning kepada Messi.

VAR juga tidak meminta wasit meninjau ulang kejadian tersebut melalui monitor di pinggir lapangan.

Baca Juga:Ronaldo Diboikot? Ruang Ganti Portugal Terjadi Perang SaudaraIni Alasan Banyak Pemain di Piala Dunia 2026 Pakai Sepatu Pink

Rekaman Viral di Media Sosial

Tak lama setelah pertandingan berakhir, cuplikan insiden tersebut langsung menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Banyak penggemar sepak bola menilai tindakan Messi layak mendapatkan hukuman yang lebih berat.

Sebagian bahkan berpendapat bahwa Argentina seharusnya bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama apabila aturan diterapkan secara konsisten.

Di sisi lain, pendukung Argentina menganggap kontak tersebut terjadi dalam situasi perebutan bola dan tidak mengandung unsur kesengajaan yang cukup untuk menghasilkan kartu merah langsung.

Perdebatan pun semakin memanas karena Messi merupakan salah satu pemain paling berpengaruh di turnamen ini.

Setiap keputusan yang melibatkan peraih delapan Ballon d’Or tersebut selalu menjadi perhatian publik internasional.

Namun, banding yang diajukan Aljazair ternyata tidak hanya berfokus pada Messi.

0 Komentar