Negara Hadir untuk Pekerja Rentan, BPJS Ketenagakerjaan dan Pemprov Jabar Salurkan Rp 49,3 Miliar

BPJS Ketenagakerjaan
Sebanyak Rp 49,3 miliar manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan disalurkan kepada 1.515 peserta dan ahli waris. Penyaluran berlangsung dalam kegiatan Apresiasi Penyaluran Manfaat Program Jawa Barat di Bale Gede Gedung Pakuan, Bandung, Kamis (18/6). (Dok. BPJS Ketenagakerjaan)
0 Komentar

Harjono menjelaskan bahwa penyaluran manfaat senilai Rp 49,3 miliar bukan sekadar angka, tetapi juga menjadi simbol hadirnya rasa aman dan kepastian bagi ribuan keluarga pekerja. Menurutnya, hal tersebut merupakan bukti nyata sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam melindungi masyarakat yang membutuhkan.

Ia menilai keberhasilan Jawa Barat dapat menjadi gambaran bahwa perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat diwujudkan melalui komitmen pemerintah daerah dan kolaborasi berbagai pihak.

Menurutnya, ketika pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan berjalan bersama, perlindungan bagi pekerja rentan tidak lagi menjadi sekadar konsep, melainkan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Baca Juga:Laptop Video Editing Terbaik 2026: Kuat Libas Resolusi 4K & 8KInvestor Tahan Napas, Inilah 4 Skenario yang Mungkin Terjadi setelah Pengumuman Review MSCI

Harjono juga menekankan bahwa dukungan anggaran dari pemerintah daerah mampu memberikan dampak besar dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga, mencegah munculnya kemiskinan baru, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, pihaknya memastikan kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan pemerintah daerah akan terus diperkuat agar semakin banyak pekerja yang mendapatkan perlindungan dan memiliki masa depan yang lebih terjamin.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat Deny Yusyulian menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memberikan perlindungan kepada pekerja rentan.

Menurut Deny, manfaat yang diterima peserta dan ahli waris membuktikan bahwa perlindungan sosial memiliki dampak nyata yang dapat langsung dirasakan masyarakat. Ia menilai Jawa Barat telah menunjukkan langkah progresif dalam memperluas perlindungan bagi pekerja rentan dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai daerah lainnya.

Deny menambahkan, semakin banyak pekerja yang memperoleh perlindungan, maka ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat juga akan semakin kuat. Oleh sebab itu, BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat akan terus mendorong kolaborasi dan inovasi agar program dapat menjangkau lebih banyak pekerja yang membutuhkan.

Di sisi lain, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tasikmalaya Dewi Manik Imannury turut menyambut positif langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas perlindungan bagi pekerja rentan.

Menurut Dewi, penyaluran manfaat senilai Rp 49,3 miliar tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada pekerja dan keluarganya saat menghadapi risiko. Ia menilai perlindungan tersebut tidak hanya berbentuk bantuan finansial, tetapi juga menjadi upaya menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga serta mencegah munculnya kemiskinan baru.

0 Komentar