CEO Baru AC Milan Wajib Ijin Pemilik Jika Beli Pemain Lebih dari 10 Juta Euro

Massimo Calvelli
Massimo Calvelli Foto: Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

Dokumen tersebut mengungkap bahwa batas 10 juta euro berlaku untuk berbagai aktivitas operasional seperti hubungan dengan agen pemain, pengembangan proyek stadion baru, pembelian aset, kontrak sponsor, perjanjian asuransi, kerja sama iklan, hingga transaksi jual beli pemain dan staf pelatih.

Artinya, jika AC Milan ingin membeli pemain dengan nilai lebih dari 10 juta euro, Calvelli tidak bisa mengambil keputusan sendiri.

Ia harus terlebih dahulu memperoleh lampu hijau dari pemilik klub.

Dengan kata lain, kendali akhir atas transfer besar tetap berada di tangan RedBird dan Gerry Cardinale.

Baca Juga:Kata Pertama Ruben Amorim Usai Resmi Jadi Pelatih AC Milan: Saya Tahu Persis Apa Arti Klub Ini Capello Bantah Pernah Tampar Cassano: Itu Cuma Tepukan Kecil di Kepala

Kebijakan ini memperlihatkan bahwa RedBird masih ingin mengawasi secara ketat pengeluaran klub, termasuk di bursa transfer.

Hal tersebut sejalan dengan model bisnis yang selama ini diterapkan pemilik asal Amerika Serikat tersebut: menjaga keseimbangan finansial sambil membangun tim yang kompetitif.

Selain itu, terdapat lima jenis keputusan finansial lain yang hanya dapat disetujui bersama CFO/COO Stefano Cocirio, terutama transaksi perbankan dan keuangan bernilai antara 5 hingga 20 juta euro.

Struktur ini menunjukkan bahwa Milan tengah membangun sistem pengawasan berlapis dalam pengambilan keputusan strategis.

Lalu Apa Peran Giorgio Furlani?

Meski sudah tidak lagi bekerja di kantor pusat Milan di Via Aldo Rossi setelah menerima pemberhentian, Giorgio Furlani secara hukum masih berstatus CEO klub.

Status tersebut diperkirakan bertahan setidaknya hingga Oktober mendatang, saat rapat umum pemegang saham mengesahkan laporan keuangan musim lalu yang masih berada di bawah tanggung jawabnya.

Sementara itu, seluruh delegasi kewenangan operasional telah dialihkan kepada Calvelli.

Dengan demikian, hingga musim gugur nanti, Massimo Calvelli akan bertindak sebagai CEO de facto AC Milan sambil menunggu keputusan final dari pemilik mengenai struktur permanen klub.

Baca Juga:Marc Cucurella Kloter Pertama Los Galacticos Jilid 2 Real Madrid: Khedira dan Pepe Calon Staf Pelatih Demi Napoli, Allegri Rela Kehilangan Uang Pesangon Rp100 Miliar dari AC Milan

Perubahan besar di level manajemen ini memperlihatkan bahwa era baru AC Milan tidak hanya dimulai dari kedatangan Ruben Amorim di bangku pelatih, tetapi juga dari cara klub mengatur bisnis dan strategi transfernya.

Kini pertanyaan besarnya: apakah model pengawasan ketat ini mampu membawa Rossoneri kembali ke puncak sepak bola Italia dan Eropa?

0 Komentar