CEO Baru AC Milan Wajib Ijin Pemilik Jika Beli Pemain Lebih dari 10 Juta Euro

Massimo Calvelli
Massimo Calvelli Foto: Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Restrukturisasi besar-besaran di tubuh AC Milan terus berlanjut yang membuat hati penggemar makin merana.

Setelah menunjuk Ruben Amorim sebagai pelatih baru dan melakukan perubahan di level manajemen, Rossoneri kini secara resmi memiliki CEO baru, yakni Massimo Calvelli.

Namun, ada fakta menarik dari struktur baru klub: Calvelli tidak sepenuhnya bebas mengambil keputusan, terutama dalam urusan transfer pemain.

Baca Juga:Kata Pertama Ruben Amorim Usai Resmi Jadi Pelatih AC Milan: Saya Tahu Persis Apa Arti Klub Ini Capello Bantah Pernah Tampar Cassano: Itu Cuma Tepukan Kecil di Kepala

Untuk transaksi di atas 10 juta euro atau sekitar Rp200 miliar (kurs Rp20.000 per euro), ia wajib mendapatkan persetujuan dari pemilik klub.

Berdasarkan dokumen resmi yang terdaftar di Kamar Dagang Italia, Massimo Calvelli kini secara resmi menjalankan fungsi CEO AC Milan.

Sebelumnya, pria asal Toscana itu menjabat sebagai CEO International di RedBird Development Group dan Operating Partner di RedBird Capital Partners.

Penunjukan Calvelli merupakan bagian dari reorganisasi besar yang dimulai pada 25 Mei 2026, bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan Giorgio Furlani sebagai CEO operasional Milan.

Perubahan ini menandai babak baru bagi klub yang dimiliki RedBird Capital tersebut, yang dalam beberapa pekan terakhir aktif membentuk struktur baru, termasuk menunjuk Ruben Amorim sebagai pelatih kepala.

Menariknya, penunjukan Amorim dan Calvelli menunjukkan arah kebijakan yang semakin terpusat pada visi pemilik klub, Gerry Cardinale.

Sebelumnya, jurnalis Italia Arianna Ravelli menilai Amorim adalah sosok yang sangat sesuai dengan filosofi Cardinale: muda, modern, dan mampu mengembangkan pemain.

Kini, struktur serupa tampaknya juga diterapkan di level manajemen.

Baca Juga:Marc Cucurella Kloter Pertama Los Galacticos Jilid 2 Real Madrid: Khedira dan Pepe Calon Staf Pelatih Demi Napoli, Allegri Rela Kehilangan Uang Pesangon Rp100 Miliar dari AC Milan

Dalam dokumen resmi yang diperbarui usai rapat dewan direksi Milan pada 29 Mei lalu, Calvelli mendapatkan kewenangan administrasi biasa maupun luar biasa untuk menjalankan perusahaan hingga 31 Desember 2027.

Secara teori, ia mewarisi hampir seluruh kewenangan yang sebelumnya dimiliki Giorgio Furlani.

Namun terdapat satu pembatas penting: sejumlah keputusan operasional hanya bisa dijalankan secara mandiri hingga nilai maksimal 10 juta euro atau sekitar Rp200 miliar.

Batas tersebut tidak terlalu berpengaruh pada urusan administratif sehari-hari, seperti korespondensi, hubungan dengan federasi, representasi klub, hingga pengelolaan sumber daya manusia.

Akan tetapi, dampaknya sangat terasa pada area strategis, termasuk transfer pemain.

0 Komentar