Bankeu Jabar Jadi Harapan Warga, Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Ingatkan Pentingnya Verifikasi Usulan

Anggota dprd jabar arif rachman
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan Dapil 15 Kota/Kabupaten Tasikmalaya, H Arip Rachman SE MM, mendengarkan aspirasi masyarakat saat Reses III Tahun Sidang 2025-2026 di GOR Desa Gunungtanjung, Kecamatan Gunungtanjung, Jumat (12/6/2026). (Istimewa)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan Dapil 15 Kota/Kabupaten Tasikmalaya, H Arip Rachman SE MM, menerima berbagai aspirasi masyarakat saat menggelar Reses III Tahun Sidang 2025-2026 di GOR Desa Gunungtanjung, Kecamatan Gunungtanjung, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (12/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan desa, pembangunan irigasi untuk lahan pertanian, hingga bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu).

Arip mengatakan, usulan yang paling banyak disampaikan warga berkaitan dengan perbaikan dan pembangunan jalan desa yang panjangnya mencapai puluhan kilometer.

Baca Juga:Jadilah Bagian Sejarah SMAN 1 Pagerageung Tasikmalaya, Pendaftar Calon Murid Baru MembludakPenuh Semangat!! Warga Karangjaya-Cineam Tasikmalaya Gotong Royong Bangun Sekretariat Serikat Petani Pasundan

Untuk memperbesar peluang memperoleh bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, ia meminta pemerintah desa mengajukan usulan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat menggunakan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD).

“Ya banyak yang mengusulkan perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan desa. Kami arahkan agar pemerintah desa mengusulkan ke BAPPEDA Provinsi Jawa Barat agar mendapatkan program bantuan keuangan (Bankeu) untuk desa dari pemprov Jabar,” ungkap Arip.

Menurut dia, setiap usulan yang masuk akan melalui proses evaluasi dan verifikasi oleh pemerintah provinsi. Karena itu, data teknis yang diajukan harus akurat, terutama terkait panjang jalan yang diusulkan.

“Maka kuncinya agar usulan bisa masuk ke program Bankeu Provinsi Jawa Barat, perhitungan panjang jalan yang diusulkan harus benar. Bisa meminta bantuan dari Dinas PUPR di daerah,” terang Arip.

Ia menegaskan, setelah usulan lolos verifikasi, DPRD Jawa Barat akan berperan mengawal dan mendorong agar program bantuan keuangan dapat direalisasikan kepada desa yang membutuhkan.

“Dorongan kita nanti di DPRD akan membahas dengan Pemprov Jabar terkait usulan-usulan desa di Jawa Barat. Ketika nanti ada usulan dari desa yang kita kunjungi maka akan didorong agar mendapatkan Bankeu provinsi,” kata Arip.

Selain jalan desa, warga juga mengusulkan pembangunan irigasi tersier guna mendukung kebutuhan air bagi lahan pertanian. Arip menyebut pemerintah desa dapat langsung menyampaikan usulan tersebut kepada pemerintah provinsi melalui mekanisme yang berlaku.

0 Komentar