Meski demikian, proses negosiasi belum mencapai tahap final. Milan masih harus menyelesaikan sejumlah detail sebelum kesepakatan resmi dapat diumumkan.
Kontak lanjutan antara kedua pihak diperkirakan akan terus berlangsung dalam beberapa minggu mendatang.
Selain persoalan pelatih, Rossoneri juga sedang menyusun ulang struktur organisasi olahraga mereka.
Baca Juga:Oumar Solet dan Ivan Provedel Selangkah Lagi Gabung Inter Milan Pesan Perpisahan Igli Tare: AC Milan Lebih Besar Dari Siapapun
Nama Massimo Calvelli disebut berpotensi memainkan peran penting dalam manajemen baru klub, meskipun hingga saat ini belum ada keputusan resmi yang diumumkan.
Sementara itu, isu mengenai Ralf Rangnick juga terus berkembang. Mantan pelatih dan arsitek proyek sepak bola Jerman tersebut masih menjadi kandidat utama untuk mengisi posisi direktur teknik AC Milan.
Rangnick diyakini telah menyatakan kesediaannya bergabung dengan Milan. Namun, ia meminta satu syarat penting, yakni otonomi penuh dalam pengambilan keputusan olahraga klub.
Artinya, ia ingin memiliki kewenangan luas dalam menentukan struktur teknis, memilih staf, serta menyusun strategi pengembangan tim.
Menariknya, Glasner disebut merupakan salah satu pelatih yang sangat dihargai oleh Rangnick.
Bahkan sejumlah laporan menyebut tokoh sepak bola Jerman itu melihat Glasner sebagai figur ideal untuk memimpin proyek olahraga Milan dalam beberapa tahun ke depan.
Meski begitu, sumber-sumber di Italia menegaskan bahwa kemungkinan kedatangan Glasner tidak sepenuhnya bergantung pada penunjukan Rangnick.
Baca Juga:Atletico Madrid Ledek Tawaran Rp3 Triliun dari Real Madrid untuk Julian Alvarez Emiliano Martinez Rela Turun Gaji Demi Gabung Juventus
Pemilihan pelatih Austria tersebut disebut merupakan hasil kesepakatan yang lebih luas antara Gerry Cardinale, Zlatan Ibrahimovic, dan jajaran manajemen klub.
Jika Glasner dan Rangnick benar-benar bergabung, Milan akan memasuki era baru dengan fondasi Austria-Jerman yang kuat.
Kombinasi keduanya diyakini dapat menghadirkan filosofi sepak bola modern yang lebih terstruktur, sesuatu yang dianggap hilang dari Rossoneri sepanjang musim lalu.
Setelah gagal lolos ke Liga Champions dan menghadapi gelombang kritik dari suporter, manajemen Milan kini berada di bawah tekanan besar untuk mengambil keputusan yang tepat.
Penunjukan pelatih dan direktur teknik baru akan menjadi langkah pertama dalam upaya mengembalikan Rossoneri ke papan atas sepak bola Italia dan Eropa.
Dalam situasi saat ini, Oliver Glasner tampaknya berada di posisi terdepan.
