RADARTASIK.ID – Meski masa baktinya di AC Milan hanya berlangsung satu musim, Igli Tare meninggalkan klub dengan penuh rasa hormat dan kecintaan.
Mantan direktur olahraga Rossoneri itu akhirnya kembali berbicara di depan publik beberapa pekan setelah pemecatan dirinya yang dilakukan secara langsung oleh manajemen klub.
Dalam acara makan malam penutupan musim yang diselenggarakan Milan Club Old Clan, Tare menyampaikan pesan emosional kepada para pendukung Rossoneri.
Baca Juga:Atletico Madrid Ledek Tawaran Rp3 Triliun dari Real Madrid untuk Julian Alvarez Emiliano Martinez Rela Turun Gaji Demi Gabung Juventus
Pria asal Albania itu mengakui kegagalan tim mencapai target utama musim lalu, tetapi menegaskan bahwa kecintaannya kepada Milan tidak akan pernah berubah.
Musim 2025/2026 memang menjadi salah satu periode paling sulit bagi klub.
Selain gagal bersaing dalam perebutan gelar Serie A, Milan juga tidak berhasil mengamankan tiket ke Liga Champions.
Kegagalan tersebut memicu perubahan besar di tubuh klub, termasuk berakhirnya kerja sama dengan Tare.
Meski demikian, mantan petinggi Lazio itu memilih meninggalkan San Siro tanpa menyimpan dendam.
Sebaliknya, ia justru menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh keluarga besar Milan yang telah menerimanya sejak hari pertama.
“Saya menerima undangan ini dengan sangat senang dan terhormat karena ketika saya datang tahun lalu, pertemuan pertama yang saya lakukan adalah bersama kalian. Saat itu saya langsung merasakan sesuatu yang selalu saya cintai, yaitu kecintaan terhadap seragam dan warna kebesaran Milan,” ujar Tare.
Dalam pidatonya, ia juga mengaku masih menyimpan rasa bersalah atas kegagalan klub lolos ke Liga Champions.
Baca Juga:Evan Ferguson Hengkang, AS Roma Ngebet Datangkan Tony D’AmicoMassimo Marianella: Kesombongan Buat Ibrahimovic Jadi Manajer Terburuk Saat Ini
“Saya merasa sedikit bersalah karena pada pertandingan terakhir kami tidak berhasil membawa Milan ke Liga Champions. Namun ada satu hal yang tetap berlaku, yaitu Milan lebih besar daripada siapa pun,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut langsung mendapat sambutan hangat dari para anggota Milan Club Old Clan yang hadir.
Bagi banyak suporter, kalimat itu mencerminkan nilai yang selama puluhan tahun menjadi identitas Rossoneri: tidak ada individu yang lebih besar daripada klub.
Tare kemudian menegaskan bahwa meskipun hanya bekerja selama satu musim, pengalaman berada di lingkungan Milan akan selalu menjadi bagian penting dalam hidupnya.
