Massimo Marianella: Kesombongan Buat Ibrahimovic Jadi Manajer Terburuk Saat Ini

Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Kritik terhadap Zlatan Ibrahimovic semakin tajam seiring ketidakjelasan arah AC Milan menjelang musim 2026/2027.

Setelah mendapat protes keras dari Curva Sud dan sorotan dari sejumlah jurnalis Italia, kini komentator senior Sky Sport Italia, Massimo Marianella, melontarkan penilaian pedas terhadap peran legenda Swedia tersebut sebagai penasihat senior Rossoneri.

Dalam program Calciomercato – L’Originale, Marianella menilai karakter yang dulu membuat Ibrahimovic menjadi salah satu striker terbaik dunia justru menjadi kelemahan besar ketika memasuki dunia manajemen sepak bola.

Baca Juga:Mattia Liberali Jadi Penyesalan Terbesar AC Milan: Dulu Dilepas Gratis, Kini Jadi Rebutan Juventus dan ParmaManchester United Kirim Mata-Mata Pantau Pio Esposito: Inter Milan Tegaskan Sang Striker Tak Dijual

Menurutnya, kepercayaan diri yang sangat tinggi dan sifat dominan yang selama bertahun-tahun membantu Ibrahimovic meraih kesuksesan di lapangan kini berubah menjadi hambatan dalam menjalankan tugas sebagai petinggi klub.

“Ibrahimovic memiliki kesombongan dan keyakinan diri yang luar biasa ketika masih menjadi pemain. Karakter itu membantunya menjadi salah satu penyerang terbaik dalam sejarah sepak bola modern,” kata Marianella.

Namun ia menilai sifat tersebut tidak memberikan dampak positif dalam peran barunya di AC Milan.

“Kesombongan dan rasa percaya diri yang sama justru membuatnya, untuk saat ini, menjadi salah satu manajer terburuk jika melihat apa yang telah dilakukan dan bagaimana ia bergerak sepanjang musim ini,” lanjutnya.

Marianella bahkan menyoroti pengaruh Ibrahimovic dalam proses pengambilan keputusan strategis yang sedang berlangsung di tubuh Rossoneri.

Menurutnya, keberadaan Ibrahimovic sebagai orang kepercayaan Gerry Cardinale justru menciptakan kebingungan dalam proyek pembangunan kembali Milan.

Ia mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan pandangan terkait sosok yang akan memimpin era baru Rossoneri.

Baca Juga:Juventus Bidik Dua Mantan Pemain AC Milan: Koopmeiners dan Thuram Bisa Jadi KorbanAdrien Rabiot Kandidat Pertama yang Ingin Dibawa Allegri ke Napoli

Di satu sisi, Cardinale disebut tertarik pada proyek yang melibatkan Oliver Glasner sebagai pelatih dan Ralf Rangnick sebagai sosok yang memimpin sektor olahraga klub. Namun di sisi lain, Ibrahimovic diyakini memiliki preferensi berbeda.

“Saat Milan mencoba memulai kembali dari nol untuk membangun ulang klub, keberadaan Ibrahimovic sebagai orang kepercayaan Cardinale justru bertentangan dengan arah yang seharusnya diambil. Cardinale tampaknya menginginkan Glasner dan Rangnick, sementara Ibrahimovic lebih menyukai Mauricio Pochettino dan orang-orang pilihannya sendiri di dalam klub,” ujar Marianella.

0 Komentar