TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Penerbit buku Erlangga berkolaborasi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Tasikmalaya menggelar Workshop Bedah Kerangka Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMAN 1 Tasikmalaya, Senin (27/7/2026). Langkah ini sebagai upaya meningkatkan capaian TKA di mana pada pelaksanaan sebelumnya Provinsi Jawa Barat menempati peringkat keenam secara nasional.
Workshop ini diikuti 93 guru SMA negeri dan swasta se-Kota Tasikmalaya yang mengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Melalui kegiatan tersebut, para guru dibekali pemahaman mengenai kerangka TKA sebagai bekal dalam mempersiapkan siswa menghadapi asesmen yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.
Manajer Erlangga area Priangan Timur, Dedi Hindayani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) di sekaligus bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan hasil TKA.
Baca Juga:TPP Akan Dipotong, Keluarga ASN Tertekan!Tim Pengabdian Dosen Unsil Beri Pelatihan Pemanfaatan AI kepada 25 Guru di Purbaratu Tasikmalaya
Menurut dia, workshop tidak membahas materi maupun soal yang akan diujikan, melainkan mengupas kerangka TKA agar guru memahami karakteristik asesmen dan mampu menyesuaikan strategi pembelajaran di kelas.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, Erlangga menghadirkan pemateri dari Kemendikdasmen, yakni Dr. Fathurrahim.
“Kami berharap melalui kegiatan ini hasil TKA, khususnya di Kota Tasikmalaya, dapat meningkat. Bahkan kami berharap Kota Tasikmalaya menjadi yang terbaik di wilayah KCD XII,” ujarnya.
Selain workshop, Erlangga juga memfasilitasi pelaksanaan try out TKA bagi seluruh siswa SMA se-Kota Tasikmalaya yang akan dilaksanakan secara daring sebanyak dua kali, yakni pada Agustus dan September. Pelaksanaan try out tersebut diharapkan dapat membantu siswa lebih siap dalam menghadapi TKA pada Oktober 2026 mendatang.
Ketua MKKS SMA Kota Tasikmalaya, Iis Suminar Rahmi, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, workshop menjadi salah satu upaya yang dibutuhkan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun pembelajaran dan asesmen yang selaras dengan karakter TKA.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang dimiliki sejumlah sekolah, capaian TKA SMA di Kota Tasikmalaya berada di atas rata-rata nasional. Namun, hasil tersebut masih perlu ditingkatkan agar kemampuan akademik siswa semakin baik.
Menurut Iis, salah satu tantangan yang dihadapi sekolah adalah penyusunan asesmen yang belum sepenuhnya mengacu pada karakter soal TKA. Kondisi tersebut membuat siswa belum terbiasa menghadapi soal yang menuntut kemampuan literasi, numerasi, dan penalaran.
